MALANG | SIGAP88 – Di tengah antrean panjang kendaraan yang mengular untuk mendapatkan solar, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SPBU Pertamina 54.651.75 Karanglo, Kabupaten Malang, Minggu (28/6/2026).

Didampingi Bupati Malang M. Sanusi, Khofifah memantau secara langsung proses pelayanan dan distribusi solar di SPBU tersebut. Selain berdialog dengan pengelola, ia juga menyapa sejumlah pengendara yang tengah mengantre guna memastikan pelayanan berjalan normal serta pasokan bahan bakar tetap tersedia.

Sidak itu dilakukan sebagai respons atas meningkatnya antrean di sejumlah SPBU di Jawa Timur dalam beberapa hari terakhir. Pemerintah Provinsi Jawa Timur memastikan kondisi tersebut tidak disebabkan kelangkaan stok, melainkan meningkatnya kebutuhan masyarakat yang diikuti penyesuaian distribusi oleh Pertamina.

Khofifah menegaskan, Pemprov Jatim terus berkoordinasi dengan Pertamina untuk mempercepat penambahan pasokan solar pada SPBU yang mengalami lonjakan permintaan. Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga kelancaran distribusi sekaligus mencegah terjadinya kekosongan stok.

“Masyarakat tidak perlu khawatir. Meski terjadi antrean panjang, Pertamina terus menambah suplai solar ke SPBU sesuai kebutuhan. Pertamina juga memastikan stok solar dalam kondisi aman dan mencukupi, sehingga distribusi kepada masyarakat tetap berjalan lancar,” kata Khofifah.

Menurutnya, penambahan pasokan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan di masing-masing wilayah. Karena itu, masyarakat diminta tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan.

Ia juga mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap distribusi solar bersubsidi agar penyalurannya benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak. Untuk itu, pengawasan akan terus diperkuat melalui sinergi antara pemerintah daerah, Pertamina, aparat penegak hukum, dan instansi terkait.

Khofifah turut mengapresiasi langkah cepat Pertamina dalam merespons lonjakan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, koordinasi yang baik antara pemerintah dan Pertamina menjadi faktor penting untuk menjaga stabilitas distribusi energi, terutama di tengah tingginya aktivitas masyarakat.

Melalui sidak tersebut, Pemprov Jawa Timur ingin memastikan pelayanan di SPBU tetap berjalan optimal sehingga masyarakat tidak mengalami kendala dalam memperoleh solar. Pemerintah pun kembali mengimbau masyarakat agar membeli BBM sesuai kebutuhan karena ketersediaan stok dipastikan dalam kondisi aman.