PAMEKASAN | SIGAP88 — Di balik ramainya Aula Kodim 0826 Pamekasan, Rabu (15/7/2026), tersimpan harapan besar masyarakat yang ingin kembali melihat dunia dengan lebih jelas dan melangkah tanpa keterbatasan. Momentum itu menjadi bagian dari rangkaian Karya Bhakti Skala Besar (KBSB) TNI AD untuk Rakyat melalui pelayanan kesehatan yang menyasar calon peserta operasi katarak serta penerima bantuan kaki palsu.
Sejak pagi, warga berdatangan mengikuti tahapan screening yang menjadi pintu awal sebelum memasuki proses tindakan medis. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan setiap peserta benar-benar memenuhi persyaratan kesehatan sekaligus memperoleh pelayanan yang sesuai dengan kondisi masing-masing.
Tim kesehatan dari Poskes Pamekasan melakukan pemeriksaan fungsi dan kondisi mata secara menyeluruh terhadap calon peserta operasi katarak. Pada saat bersamaan, peserta yang akan menerima bantuan kaki palsu menjalani pengukuran dengan tingkat presisi tinggi sebagai dasar pembuatan alat bantu yang nyaman, aman, dan sesuai karakteristik tubuh penerima.
Bagi TNI AD, kegiatan itu bukan sekadar agenda bakti sosial. Lebih dari itu, pelayanan kesehatan menjadi bentuk nyata kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat, terutama mereka yang selama ini mengalami keterbatasan akibat gangguan penglihatan maupun kehilangan anggota tubuh.
Komandan Kodim 0826 Pamekasan, Agus Wibowo Hendratmoko, menegaskan bahwa Karya Bhakti Skala Besar merupakan implementasi kepedulian TNI AD yang tidak hanya berorientasi pada aspek pertahanan, tetapi juga penguatan nilai-nilai kemanusiaan.
“Melalui Karya Bhakti Skala Besar TNI AD untuk Rakyat ini, kami ingin memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan pelayanan operasi katarak maupun bantuan kaki palsu,” ujarnya.
Menurutnya, akses terhadap pelayanan kesehatan yang layak merupakan kebutuhan mendasar yang harus terus diperluas. Karena itu, TNI AD berupaya menghadirkan program yang tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi benar-benar memberikan dampak bagi kehidupan masyarakat.
“Semoga kegiatan ini dapat membantu masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih baik, sehingga mereka dapat kembali beraktivitas secara normal dan meningkatkan kualitas hidupnya. TNI AD akan terus hadir dan mengabdi untuk rakyat,” katanya.
Pelaksanaan screening menjadi tahapan krusial sebelum proses operasi maupun pembuatan kaki palsu dilaksanakan. Hasil pemeriksaan medis akan menjadi dasar penentuan tindakan lanjutan agar seluruh layanan yang diberikan berlangsung aman, tepat sasaran, dan memberikan manfaat maksimal bagi para penerima.
Melalui kegiatan tersebut, Kodim 0826 Pamekasan kembali menegaskan bahwa pengabdian prajurit tidak hanya diwujudkan dalam menjaga stabilitas wilayah. Di tengah masyarakat, pengabdian itu juga hadir dalam bentuk pelayanan kemanusiaan yang membantu memulihkan kesehatan, mengembalikan rasa percaya diri, sekaligus membuka kesempatan bagi warga untuk kembali menjalani kehidupan secara lebih mandiri.















