SUMENEP | SIGAP88 – Penyegaran birokrasi kembali dilakukan Pemerintah Kabupaten Sumenep sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas pelayanan publik dan mempercepat laju pembangunan daerah. Sebanyak 25 pejabat administrator resmi mengemban amanah baru dalam rotasi jabatan yang dipimpin langsung Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Senin (13/7/2026).

Rotasi tersebut bukan sekadar perpindahan posisi dalam struktur pemerintahan. Bagi Bupati, penyegaran organisasi menjadi bagian dari strategi membangun birokrasi yang lebih adaptif, profesional, dan mampu menjawab tuntutan pelayanan masyarakat yang terus berkembang.

Di hadapan para pejabat yang baru dilantik, Achmad Fauzi menegaskan bahwa setiap penempatan jabatan telah melalui proses penilaian dan evaluasi. Karena itu, para pejabat diharapkan segera beradaptasi dengan lingkungan kerja baru serta menunjukkan kinerja yang lebih baik dibanding sebelumnya.

“Hal ini sebagai penyegaran dalam meningkatkan pelayanan dan meningkatkan pembangunan di Kabupaten Sumenep,” ujar Achmad Fauzi.

Menurutnya, keberhasilan seorang pejabat tidak hanya ditentukan oleh kemampuan memimpin organisasi, tetapi juga oleh kemauan untuk terus belajar, membangun komunikasi, serta memperkuat kolaborasi dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung khidmat di Pendopo Agung Keraton Sumenep. Selain dihadiri para pejabat yang dilantik, acara tersebut juga disaksikan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), saksi, serta rohaniawan yang memandu pengambilan sumpah jabatan.
Pelantikan kali ini mencakup sejumlah posisi strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep, mulai dari kepala bagian pada Sekretariat Daerah dan Sekretariat DPRD hingga jabatan camat di berbagai kecamatan. Seluruh pejabat yang dilantik diharapkan segera menjalankan tugas baru dengan penuh tanggung jawab serta mampu menjaga kesinambungan program pemerintahan.

Dalam arahannya, Achmad Fauzi mengingatkan bahwa setiap pejabat yang mendapat amanah baru tidak boleh berhenti belajar. Menurutnya, proses adaptasi menjadi bagian penting agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal, terlebih ketika memasuki lingkungan kerja yang berbeda.

“Pengangkatan di jabatan baru ini telah melalui penilaian dan evaluasi dengan harapan lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan peningkatan pembangunan,” tegasnya.

Bupati juga meminta para pejabat yang baru dilantik tidak ragu membangun komunikasi dengan pejabat sebelumnya maupun jajaran di unit kerja masing-masing. Langkah itu dinilai penting untuk mempercepat proses penyesuaian sekaligus menjaga kesinambungan pelayanan publik agar tetap berjalan efektif.

Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan, rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan menjaga ritme birokrasi tetap produktif. Penyegaran dinilai penting agar setiap perangkat daerah memiliki energi baru dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mempercepat pelaksanaan program pembangunan.
Karena itu, para pejabat yang mendapat amanah baru diminta segera beradaptasi dengan lingkungan kerja masing-masing. Achmad Fauzi mengingatkan, pengalaman pejabat sebelumnya dapat menjadi bekal berharga sehingga proses transisi berlangsung lebih cepat tanpa mengganggu pelayanan kepada masyarakat.

“Pengangkatan di jabatan baru ini telah melalui penilaian dan evaluasi dengan harapan lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan peningkatan pembangunan,” ujarnya.

Selain dituntut meningkatkan kinerja, para pejabat administrator juga diharapkan membangun komunikasi dan kolaborasi yang solid, baik di lingkungan perangkat daerah maupun bersama pemerintah kecamatan dan pemerintah desa. Menurut Bupati, sinergi antarlembaga menjadi salah satu kunci agar setiap program pembangunan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

Ia menambahkan, jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui kerja nyata, integritas, dan dedikasi dalam melayani masyarakat. Karena itu, seluruh pejabat diminta menjaga kepercayaan yang telah diberikan dengan menunjukkan kinerja yang profesional dan berorientasi pada kepentingan publik.

“Kami ucapkan selamat menjalankan tugas yang telah diamanatkan, dan bersinergi dengan yang lain seperti dengan kepala desa yang ditempati,” tegas Achmad Fauzi.

Melalui rotasi ini, Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap lahir semangat baru di setiap organisasi perangkat daerah. Dengan birokrasi yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada pelayanan, roda pemerintahan diharapkan semakin efektif dalam menjawab kebutuhan masyarakat serta mendorong percepatan pembangunan di berbagai sektor.

Dalam rotasi jabatan kali ini, Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo melantik 25 pejabat administrator yang menempati sejumlah posisi strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep. Jabatan tersebut meliputi kepala bagian pada Sekretariat Daerah, Sekretariat DPRD, hingga camat di berbagai kecamatan.

Para Camat Yang Dilantik

Adapun pejabat yang dilantik, yakni:

  • Fariz Aulia Utomo sebagai Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah.
  • Bambang Suyitno sebagai Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah.
  • Ardiansyah Ali Shochibi sebagai Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah.
  • Abd. Said sebagai Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah.
  • Andri Zulkarnain sebagai Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah.
  • Sunaryanto sebagai Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah.
  • Andy Suprapto sebagai Kepala Bagian Umum Sekretariat DPRD.
  • Suryadi Irawan sebagai Kepala Bagian Program dan Keuangan Sekretariat DPRD.
  • Trendy Chandra Wijaya sebagai Kepala Bagian Fasilitasi Penganggaran dan Pengawasan Sekretariat DPRD.
  • Robi Firmansyah Wijaya sebagai Camat Batuan.
  • Slamet Boedihardjo sebagai Camat Manding.
  • Kamiluddin sebagai Camat Gapura.
  • Arman Mustafa sebagai Camat Saronggi.
  • Mohammad Halil Rosihan sebagai Camat Guluk-Guluk.
  • Dr. Muhammad Suharjono sebagai Camat Batuputih.
  • Mohammad Fajar Hidayat sebagai Camat Bluto.
  • Mohammad Yuniyanto sebagai Camat Gayam.
  • Hamka sebagai Camat Sapeken.
  • Bambang Risdiyanto sebagai Camat Nonggunong.
  • Akhmad Hidayat sebagai Camat Giligenting.
  • Aynizar Sukma sebagai Camat Pasongsongan.
  • Subiyakto sebagai Camat Arjasa.
  • Ani Windarti sebagai Camat Dungkek.
  • Mohammad Zaini sebagai Camat Ambunten.
  • Achmad Fikri sebagai Camat Ra’as.

Melalui rotasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap birokrasi semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus mampu mempercepat pelaksanaan program pembangunan di setiap wilayah. Dengan menempatkan pejabat sesuai kompetensi dan hasil evaluasi kinerja, penyegaran organisasi diharapkan tidak hanya memperkuat tata kelola pemerintahan, tetapi juga menghadirkan pelayanan publik yang semakin efektif, profesional, dan berdampak langsung bagi masyarakat.