
SUMENEP | SIGAP88 – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep menyelenggarakan kegiatan sinergi dan kolaborasi bersama sejumlah lembaga terkait.
Kegiatan yang bertajuk Sinergi dan Kolaborasi (Serasi) ini dihadiri oleh Ombudsman Republik Indonesia, Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN), dan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), serta dilaksanakan di aula rumah sakit tersebut pada Kamis (4/6).
Turut hadir dalam kesempatan itu Ketua YLKI Nety Emilia, Perwakilan Ombudsman Ahmad, Asisten Deputi Bidang Informasi dan Pengaduan Gresy, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan Galih, Kepala Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk serta Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep, beserta jajaran manajemen dan tenaga kesehatan RSUD dr. H. Moh. Anwar.
Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar, dr. Erliyati, dalam keterangannya, Jumat(5/6) menyatakan bahwa kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memastikan pelayanan yang diberikan berjalan sesuai standar dan memenuhi hak masyarakat sebagai peserta JKN.
“Sinergi dan kolaborasi yang terjalin diharapkan dapat memberikan manfaat nyata dalam peningkatan mutu layanan. Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dengan berpegang pada semangat Bismillah Melayani,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan lembaga pengawas dan perlindungan konsumen diharapkan dapat memberikan masukan konstruktif guna memperbaiki aspek-aspek pelayanan yang masih perlu disempurnakan.
“Melalui pertemuan ini, kita dapat saling bertukar pandangan agar pelayanan kesehatan di rumah sakit ini semakin transparan, akuntabel, dan berpihak kepada masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep, drg. Ellya Fardasah, menilai kegiatan ini merupakan bentuk evaluasi terbuka terhadap penyelenggaraan program JKN di daerah.
“Pemerintah daerah menyambut baik masukan yang disampaikan oleh para pemangku kepentingan. Hal ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus memperbaiki sistem pelayanan agar hak kesehatan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” ungkapnya.
Ia berharap kerja sama yang telah dibangun dapat terus berlanjut sehingga tercipta sistem pengawasan dan perbaikan berkelanjutan demi meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Kabupaten Sumenep.















