Central 88 Gold Pamekasan Siapkan Toko Emas untuk Pesantren, Bawa Konsep “Membeli Sama dengan Berbagi”

0
336

PAMEKASAN | SIGAP88 — Aktivitas perdagangan emas di Pamekasan mulai dibawa ke arah yang tidak semata-mata berbicara tentang transaksi. Central 88 Gold menyiapkan konsep bisnis yang sebagian hasilnya akan diarahkan untuk mendukung kepentingan pesantren dan kegiatan sosial masyarakat.

Gagasan tersebut disampaikan Founder BASHRA BIP sekaligus Direktur Central 88 Gold, Ali Zainal Abidin, saat pertama kali mengunjungi toko emas tersebut setelah resmi dibuka pada 7 September 2026, Kamis (10/9/2026).

Dalam kunjungan itu, Ali melihat langsung aktivitas perdagangan di toko sekaligus berinteraksi dengan pembeli. Ia juga menyampaikan sejumlah rencana pengembangan Central 88 Gold yang mengusung konsep bisnis sekaligus berbagi.

Salah satu rencana yang tengah disiapkan adalah pembukaan toko emas kedua yang lokasinya berada di seberang Central 88 Gold.

Ali mengatakan, hasil dari toko kedua tersebut nantinya akan diarahkan untuk kepentingan pesantren.

“Hasil dari toko tersebut nantinya akan diperuntukkan bagi kepentingan pesantren,” ujar Ali.

Ia menjelaskan, pihaknya berencana melakukan pendataan terhadap pesantren sebagai bagian dari program tersebut. Toko yang hasilnya diperuntukkan bagi pesantren itu, kata Ali, nantinya akan menggunakan nama BIP.

“Toko emas Central 88 berikut hasilnya saya peruntukkan untuk pesantren, dan semua pesantren akan kami data. Berikutnya akan kami beri nama BIP,” katanya.

Menurut Ali, konsep tersebut merupakan bagian dari gagasan MBG atau Membeli Sama dengan Berbagi. Melalui konsep itu, transaksi yang dilakukan konsumen diharapkan memiliki manfaat lebih luas karena sebagian hasilnya dikaitkan dengan kegiatan sosial.

Program berbagi juga direncanakan berlangsung setiap Jumat. Central 88 Gold akan membuka layanan pada sekitar pukul 14.00 hingga 20.00 WIB.

Tidak berhenti pada aktivitas di dalam toko, Ali juga menyampaikan rencana berbagi dengan pedagang kaki lima yang berjualan di sepanjang kawasan Central 88.

“Dan di hari Jumat malam, pedagang kaki lima yang ada di sepanjang jalan Central 88 akan kami borong dan sedekahkan untuk masyarakat,” ungkapnya.

Pilihan Perhiasan dan Konsep Berbagi

Konsep tersebut menjadi salah satu hal yang menarik perhatian konsumen. Ana, salah seorang pembeli, mengatakan dirinya tertarik berbelanja di Central 88 Gold karena pilihan perhiasan yang menurutnya cukup beragam.

“Di sini pilihannya lebih variatif dari motif, dan modelnya bagus-bagus. Selain itu, kita juga beramal. Kadarnya juga bermacam-macam, dari emas paling muda sampai kadar emas yang paling tua 24 karat,” kata Ana.

Bagi Ana, keberadaan konsep berbagi memberikan nilai tambahan dalam aktivitas membeli emas. Konsumen tidak hanya mempertimbangkan model dan kadar perhiasan, tetapi juga melihat adanya manfaat sosial dari transaksi yang dilakukan.

Konsep tersebut sekaligus menjadi upaya Central 88 Gold membangun identitas bisnis yang menggabungkan perdagangan dengan kegiatan sosial.

Rencana toko kedua yang hasilnya diarahkan untuk pesantren serta agenda berbagi kepada masyarakat menunjukkan bahwa Central 88 Gold ingin menempatkan aktivitas perdagangan bukan hanya sebagai urusan jual beli, tetapi juga sebagai bagian dari upaya memberikan manfaat yang lebih luas.

Namun, pelaksanaan program tersebut ke depan akan menjadi bagian penting untuk melihat sejauh mana konsep “Membeli Sama dengan Berbagi” dapat diwujudkan secara konsisten dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat maupun pesantren.