Drainase Dusun Tengah Jarin Capai 75 Persen, TMMD Ke-130 Kodim Pamekasan Kejar Penyelesaian

0
123

PAMEKASAN | SIGAP88 – Persoalan genangan air yang selama ini mengganggu aktivitas warga Dusun Tengah, Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, mulai menemukan jalan keluar. Pembangunan saluran drainase melalui program TMMD Ke-130 Kodim Pamekasan kini memasuki tahap penyelesaian.

Hingga Rabu (4/11/2026), pengerjaan infrastruktur tersebut telah mencapai 75 persen. Sejumlah bagian saluran sudah terbentuk melalui pemasangan pasangan batu dan plesteran dinding. Satgas TMMD bersama masyarakat kini melanjutkan pekerjaan pada bagian yang belum rampung.

Aktivitas di lapangan masih berlangsung. Perataan konstruksi, pengangkutan material menggunakan gerobak, hingga pemasangan batu pada titik akhir menjadi pekerjaan yang terus dikebut untuk mengejar target penyelesaian.

Bagi warga Dusun Tengah, keberadaan drainase ini bukan sekadar penambahan infrastruktur lingkungan. Saluran tersebut diharapkan menjadi solusi atas persoalan genangan yang selama ini berulang setiap kali hujan deras turun.

Sebelum pembangunan dilakukan, air hujan kerap meluap ke badan jalan dan halaman rumah. Ketiadaan saluran pembuangan yang memadai membuat lingkungan dusun mudah tergenang, bahkan mengganggu kenyamanan warga.

Kini, harapan untuk terbebas dari persoalan tersebut mulai terlihat seiring progres pembangunan yang terus meningkat.

“Alhamdulillah, sekarang sudah 75%. Dulu kalau hujan, halaman jadi becek dan air masuk ke teras. Sekarang sudah ada salurannya, air jadi lancar,” ujar salah satu warga Dusun Tengah.

Babinsa Desa Jarin, Serda Syarif, yang setiap hari mengawal pelaksanaan pembangunan, menyebut capaian tersebut tidak lepas dari keterlibatan aktif masyarakat.

Menurut dia, gotong royong menjadi salah satu faktor penting yang mendorong percepatan pekerjaan. Warga tidak hanya membantu pekerjaan fisik, tetapi juga memberikan dukungan melalui berbagai bentuk keterlibatan.

“Warga Dusun Tengah luar biasa. Setiap hari selalu ada yang bantu, bapak-bapak bantu angkat batu dan adukan, ibu-ibu bantu masak untuk Satgas. Ini bukti TMMD itu dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat,” ujar Serda Syarif.

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0826 Pamekasan menargetkan pembangunan drainase tersebut dapat segera mencapai 100 persen dalam beberapa hari mendatang.

Penyelesaian saluran ini diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam mengurangi risiko genangan ketika intensitas hujan meningkat. Dengan saluran air yang memadai, lingkungan permukiman di Dusun Tengah diharapkan lebih tertata, sementara akses jalan warga tetap aman dan nyaman dilalui.

Lebih dari sekadar pembangunan fisik, keterlibatan masyarakat dalam pengerjaan drainase tersebut memperlihatkan bahwa semangat kebersamaan masih menjadi kekuatan penting dalam membangun desa.