Rumah Raji Capai 80 Persen, Satgas TMMD ke-130 Kodim Pamekasan Kebut Pembangunan RLH

0
174

PAMEKASAN | SIGAP88 – Harapan Raji, warga Dusun Barat, Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, untuk memiliki rumah yang aman dan layak huni mulai terwujud. Rumah petani tersebut kini berdiri kokoh setelah masuk dalam sasaran program pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) TMMD Ke-130 Kodim 0826/Pamekasan.

Hingga perkembangan terakhir, pembangunan rumah Raji telah mencapai 80 persen. Pekerjaan yang dilaksanakan Satgas TMMD bersama personel Yon TP 839/Ronggosukowati itu kini memasuki tahap penyelesaian konstruksi.

Dinding batako telah terpasang penuh, demikian pula rangka atap. Sejumlah pekerjaan lanjutan, seperti plester dinding dan pemasangan atap, masih harus diselesaikan sebelum rumah tersebut benar-benar siap ditempati.

Salah satu anggota Satgas di lokasi menyampaikan, pengerjaan terus dipacu agar rumah penerima manfaat dapat diselesaikan sebelum penutupan TMMD.

“Alhamdulillah sudah 80 persen. Tinggal finishing. Kami kejar agar sebelum penutupan TMMD semua bisa ditempati warga,” ujarnya.

Bagi Raji, pembangunan rumah tersebut bukan sekadar perbaikan bangunan. Lebih dari itu, program ini mengakhiri kondisi tempat tinggal yang selama bertahun-tahun membuat keluarganya tidak nyaman, terutama ketika hujan turun.

Ia mengingat kembali kondisi rumah lamanya yang reot dengan atap bocor di berbagai bagian. Saat hujan deras, dirinya bersama keluarga bahkan harus mengungsi ke dapur untuk menghindari air yang masuk melalui atap.

“Dulu kalau hujan saya sekeluarga ngungsi ke dapur, karena atap bocor semua. Sekarang sudah bagus, kuat. Terima kasih TNI, terima kasih Pak Dandim,” tutur Raji dengan mata berkaca-kaca.

Pembangunan rumah Raji merupakan bagian dari 10 sasaran RLH dalam program TMMD Ke-130 di Desa Jarin. Berdasarkan data perkembangan terakhir, rata-rata pengerjaan seluruh sasaran rumah tersebut telah melampaui 80 persen.

Untuk mengejar penyelesaian pekerjaan, personel Satgas bersama warga setempat terus mengintensifkan gotong royong. Pekerjaan dilakukan secara bertahap, mulai dari pemasangan material hingga penyelesaian bagian bangunan.

Jika kondisi cuaca mendukung, rumah Raji ditargetkan rampung 100 persen dalam dua hingga tiga hari ke depan.

Program pembangunan RLH ini menjadi salah satu bentuk kegiatan fisik TMMD yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat. Di balik pembangunan dinding dan atap, terdapat harapan agar warga penerima bantuan dapat menjalani kehidupan di tempat tinggal yang lebih aman, nyaman, dan manusiawi.