
SURABAYA | SIGAP88 – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) kembali menorehkan prestasi gemilang di lingkungan Subholding Pelindo Terminal Petikemas (SPTP).
Perusahaan ini tak hanya dinobatkan sebagai terminal paling produktif, tetapi juga diakui unggul dalam pengelolaan risiko bisnis.
Pengakuan tersebut diraih melalui dua ajang bergengsi. Pertama, TPS meraih penghargaan dalam Human Capital & Legal Forum 2026 sebagai “The Most Productive Terminal Award Based on BOPO” untuk kategori anak perusahaan.
Kedua, pada ajang Risk Award SPTP 2025 yang diumumkan Rabu pekan lalu (3/6), TPS menyabet tiga penghargaan sekaligus.
Penghargaan berbasis indikator BOPO atau Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional menjadi bukti nyata keseriusan perusahaan menjaga efisiensi dan produktivitas kerja.
Sementara itu, penghargaan di bidang manajemen risiko menunjukkan bahwa kesuksesan operasional tidak lepas dari pengelolaan risiko yang disiplin dan terintegrasi di seluruh lini usaha.
Tiga piala yang disabet TPS di ajang Risk Award SPTP 2025 meliputi Juara 2 kategori RINDU (Risk Individu) yang diraih Cahya Ardie Firmansyah, Juara 3 kategori KANGEN (Kejuaraan Antar Risk Agent), serta Juara 2 kategori INTIM (Improvement Implementation).
Ketiga kategori tersebut masing-masing menilai kontribusi individu, kompetensi petugas, hingga keberhasilan perbaikan sistem pengelolaan risiko di lingkungan perusahaan.
Sekretaris Perusahaan PT TPS, Erika Asih Palupi, menegaskan bahwa produktivitas tinggi harus berjalan beriringan dengan kesadaran risiko.
Kedisiplinan mengidentifikasi dan memitigasi risiko menjadi fondasi penting agar layanan tetap andal, biaya terjaga, dan kinerja perusahaan berkelanjutan.
“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa disiplin serta konsistensi pengelolaan risiko berkorelasi erat dengan kinerja yang baik. Kami terus membangun budaya kerja yang menjadikan manajemen risiko sebagai bagian tak terpisahkan dari setiap proses bisnis. Tujuannya, agar efisiensi tetap terjaga, daya saing meningkat, dan pelanggan mendapatkan layanan terbaik,” ujarnya, Ahad (7/6).
Manajemen juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh karyawan yang disebut sebagai TPS Familia.
Ke depan, perusahaan berkomitmen memperkuat penerapan tata kelola terpadu atau Governance, Risk and Compliance (GRC), sekaligus terus mendorong inovasi guna mendukung pertumbuhan usaha yang berkelanjutan di tengah dinamika industri kepelabuhanan yang terus berkembang.
















