Bupati Sumenep saat membuka acara voli pantai jatim
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan sambutan saat pembukaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bola Voli Pantai U-17 Jawa Timur 2026 di GOR A. Yani, Sumenep, Rabu (1/7/2026). Kepercayaan yang kembali diberikan kepada Sumenep sebagai tuan rumah menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan dan regenerasi atlet bola voli pantai di Jawa Timur.

SUMENEP | SIGAP88 – Kepercayaan tidak lahir dalam semalam. Ia dibangun melalui konsistensi, prestasi, dan pembinaan yang berkelanjutan. Itulah yang kembali mengantarkan Kabupaten Sumenep dipercaya menjadi tuan rumah Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bola Voli Pantai U-17 Jawa Timur 2026.

Di balik persaingan 40 tim putra dan putri dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur, kejuaraan ini menyimpan makna yang lebih besar daripada sekadar perebutan gelar juara. Ajang tersebut menjadi bagian dari proses regenerasi atlet sekaligus cerminan kepercayaan terhadap Sumenep sebagai salah satu daerah yang konsisten melahirkan prestasi di cabang olahraga bola voli pantai.

Bagi para atlet muda, setiap pertandingan menjadi kesempatan membuktikan kemampuan. Sementara bagi Kabupaten Sumenep, kepercayaan menjadi tuan rumah merupakan amanah untuk terus menjaga tradisi pembinaan yang selama ini mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi di tingkat provinsi.

Membuka Kejurprov Bola Voli Pantai U-17 Jawa Timur 2026, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan apresiasi kepada Pengurus Provinsi (Pengprov) PBVSI Jawa Timur yang kembali memberikan kepercayaan kepada Kabupaten Sumenep sebagai tuan rumah penyelenggaraan kejuaraan tersebut.

“Terima kasih kepada Pengprov PBVSI Jawa Timur atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Sumenep sebagai tuan rumah Kejurprov Bola Voli Pantai U-17. Kepercayaan ini menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pembinaan olahraga, khususnya cabang bola voli, baik indoor maupun voli pantai,“ kata Bupati Fauzi.

Menurut Fauzi, dukungan pemerintah daerah terhadap olahraga tidak berhenti pada penyelenggaraan sebuah kejuaraan. Pembinaan atlet usia dini, penyediaan sarana olahraga, hingga menghadirkan ruang kompetisi menjadi bagian dari upaya membangun prestasi secara berkesinambungan.

“Pemerintah Kabupaten Sumenep memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Kejurprov ini. Kami berharap kejuaraan ini menjadi penyemangat bagi atlet-atlet muda untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, dan berani bersaing demi meraih prestasi terbaik,“ ujarnya.

Optimisme itu berangkat dari rekam jejak yang telah dibangun selama ini. Bola voli pantai menjadi salah satu cabang olahraga yang konsisten menyumbangkan prestasi bagi Kabupaten Sumenep di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur. Tradisi itulah yang kini ingin terus dijaga melalui pembinaan atlet-atlet muda.

“Prestasi bola voli pantai Kabupaten Sumenep selama ini cukup membanggakan. Dalam beberapa pelaksanaan Porprov Jawa Timur, cabang olahraga ini mampu menyumbangkan medali emas. Karena itu, kami optimistis tradisi prestasi tersebut bisa terus dipertahankan melalui pembinaan atlet-atlet muda seperti yang bertanding pada Kejurprov kali ini,“ harapnya.

Meski berstatus sebagai tuan rumah, Fauzi menegaskan seluruh peserta memiliki peluang yang sama untuk meraih prestasi. Namun, menurutnya, keberhasilan kejuaraan ini tidak hanya diukur dari siapa yang berdiri di podium juara, melainkan dari lahirnya atlet-atlet muda yang kelak mampu membawa nama Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, bahkan Indonesia di tingkat yang lebih tinggi.

“Sebagai tuan rumah tentu harapan kami ingin menjadi juara. Semua peserta datang dengan semangat yang sama untuk meraih kemenangan, tetapi kami percaya atlet-atlet Sumenep mampu memberikan penampilan terbaik. Yang paling penting, kejuaraan ini mampu melahirkan bibit-bibit atlet bola voli pantai yang kelak mengharumkan nama Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, bahkan Indonesia.“ kata Fauzi

Lebih dari sekadar kompetisi, Fauzi berharap Kejurprov Bola Voli Pantai U-17 Jawa Timur 2026 menjadi ruang yang mempertemukan semangat sportivitas dengan persaudaraan antaratlet dari berbagai daerah.

“Kejurprov Bola Voli Pantai U-17 Jawa Timur 2026 diharapkan tidak hanya menghadirkan persaingan yang kompetitif, tetapi juga menjadi ruang mempererat persaudaraan antaratlet dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur,“ pungkasnya.

Kejuaraan yang mempertandingkan nomor 2×2 dan 4×4 putra maupun putri tersebut diikuti 40 tim dari berbagai daerah di Jawa Timur. Selain menjadi ajang perebutan prestasi, kompetisi ini diharapkan menjadi pijakan lahirnya generasi baru atlet bola voli pantai yang akan membawa estafet prestasi Jawa Timur pada masa mendatang.