Lima Jurnalis Hilang Saat Bertugas, Puluhan Wartawan Pamekasan Gelar Doa Bersama

0
377
Wartawan Pamekasan gelar doa untuk lima jurnalis yang hilang
Puluhan wartawan Pamekasan menggelar doa bersama untuk lima jurnalis yang hilang saat menjalankan tugas peliputan.

PAMEKASAN | SIGAP88 — Duka atas hilangnya lima jurnalis saat menjalankan tugas peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau menggema hingga Kabupaten Pamekasan.

Puluhan wartawan di Pamekasan menggelar tahlil dan doa bersama di kawasan Arek Lancor, Senin (14/9/2026), sebagai bentuk solidaritas sekaligus ikhtiar mendoakan keselamatan para jurnalis, tiga awak kapal, dan seorang pemandu yang hingga kini masih dalam pencarian.

Suasana doa berlangsung dalam balutan keprihatinan. Para wartawan berharap proses pencarian segera menemukan titik terang dan seluruh korban dapat kembali kepada keluarga dalam kondisi selamat.

Jurnalis Pamekasan, Fathorrahman, mengatakan hilangnya lima wartawan tersebut menjadi duka bersama bagi insan pers. Menurutnya, mereka berada di lokasi untuk menjalankan tugas jurnalistik ketika musibah terjadi.

“Ini menjadi pukulan bagi kita semua sesama profesi. Mereka sedang menjalankan tugas jurnalistik ketika peristiwa itu terjadi,” kata Fathorrahman.

Peristiwa tersebut, lanjut dia, juga menjadi pengingat bagi para jurnalis mengenai pentingnya keselamatan saat menjalankan tugas di lapangan.

Menurutnya, keberanian dalam menjalankan tugas jurnalistik harus tetap diimbangi dengan kewaspadaan, terutama ketika wartawan berada di wilayah yang memiliki tingkat risiko tinggi.

“Kami mengajak seluruh wartawan untuk tetap berhati-hati dalam menjalankan tugas di lapangan. Keselamatan harus menjadi perhatian utama,” ujarnya.

Fathorrahman berharap tim pencarian dan pertolongan dapat segera menemukan para jurnalis serta awak kapal dan pemandu yang masih dinyatakan hilang.

“Kami berharap seluruh korban dapat ditemukan dalam kondisi selamat, sehingga bisa kembali berkumpul dengan keluarga masing-masing,” tandasnya.

Lima jurnalis yang dilaporkan hilang yakni Muhammad Bagus Khoirunnas dari Antara Biro Banten, Arie Basuki dari Merdeka, Yudistiro Pranoto dari iNews, Firdaus Wajidi dari Anadolu Agency, serta Donal Husni yang merupakan wartawan visual lepas.

Selain lima jurnalis tersebut, tiga orang lainnya yang berada dalam kapal dan turut dilaporkan hilang yakni Warta, Sukarman, dan Heriyanto.

Doa dan tahlil yang digelar para wartawan Pamekasan menjadi bentuk solidaritas sesama pekerja pers, sekaligus harapan agar seluruh korban segera ditemukan dan kabar baik dapat diterima keluarga mereka.