SURABAYA | SIGAP88 – Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur Emil Elestianto Dardak melepas keberangkatan Tim Pelayanan Kesehatan (Yankes) Bergerak Jatim Tahap II Tahun 2026 di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (8/6) malam.

Tim ini akan memberikan layanan kesehatan spesialistik dan skrining kepada sebanyak 1.371 warga Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep.

Program Yankes Bergerak merupakan salah satu upaya strategis Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk memastikan masyarakat di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) tetap mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berkeadilan, meski terhalang kendala geografis.

Menurut Wagub Emil, tim kesehatan dijadwalkan berangkat menuju Pulau Sapudi pada Jumat malam atau Sabtu dini hari, 13 Juni 2026.

Jadwal tersebut disesuaikan dengan rekomendasi dan prakiraan cuaca dari BMKG Maritim Tanjung Perak guna menjamin keselamatan seluruh personel selama perjalanan laut.

“Ini tengah malam, sudah hampir tanggal 9. Proses pelepasan memang bersifat simbolis, namun keberangkatan tim memang sudah dijadwalkan rutinnya pada malam hari agar langsung naik kapal dan tiba di Sumenep pagi harinya. Saya sempat bertanya kepada Kepala Dinas Kesehatan, mengapa tidak diatur untuk istirahat terlebih dahulu. Ternyata justru para tenaga kesehatan ini lebih bersemangat berangkat tepat waktu,” ungkap Wagub Emil.

Baca Juga  Polres Pelabuhan Tanjung Perak Tembak Komplotan Curanmor Spesialis Parkiran Minimarket

Ia menambahkan, pengabdian tim kesehatan patut diapresiasi mengingat lokasi Pulau Sapudi yang tidak mudah dijangkau.

“Ini luar biasa. Apalagi karena Pulau Sapudi bukanlah daerah yang aksesnya mudah, namun rekan-rekan semua bersedia mendedikasikan tenaga dan waktu mereka untuk masyarakat di sana,” ujarnya.

Tim yang diterjunkan terdiri dari tenaga medis lengkap, mulai dari dokter spesialis mata, anestesi, bedah mulut, kandungan, THT, bedah umum, paru, serta perawat, radiografer, tenaga farmasi, tenaga elektromedis, hingga petugas dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep.

Keberangkatan ini juga mendapat dukungan penuh dari berbagai rumah sakit rujukan, seperti RSUD Dr. Saiful Anwar Malang, RSUD Dr. Soetomo Surabaya, RSUD Mohammad Noer Pamekasan, Rumah Sakit Mata Masyarakat Jawa Timur, dan RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep.

“Tenaga yang dikirim beragam, ada yang masih dalam pendidikan dokter spesialis, dokter spesialis, bahkan ada profesor sekaligus. Ini merupakan kerja sama yang luar biasa. Selama tiga hari pelayanan, tim akan bekerja secara intensif memeriksa sekitar 1.370 warga. Jika ditemukan kasus yang dapat ditangani di tempat, akan segera dilakukan penanganan,” jelas Wagub Emil.

Baca Juga  Imigrasi Surabaya Gagalkan 18 Calon Jemaah Haji Ilegal

Program Yankes Bergerak Jatim sendiri telah digulirkan sejak tahun 2019.

Sebelumnya, tim juga telah melayani warga di Pulau Raas.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur berkomitmen terus mendatangi wilayah-wilayah terpencil.

“Bukan hanya di Sapudi dan Raas saja, kami ingin memastikan warga di mana pun berada tetap mendapatkan akses layanan. Meskipun tidak setiap hari, namun kehadiran tim ini sangat bermanfaat karena pemeriksaan langsung dilakukan oleh dokter spesialis sehingga hasil diagnosa lebih akurat,” tutur mantan Bupati Trenggalek itu.

Keberhasilan program ini tak lepas dari dukungan lintas sektor, antara lain Bappeda Provinsi Jawa Timur, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Perhubungan melalui Kapal GN-1, PERDAMI Malang Raya, Fakultas Kedokteran Gigi Unair, Griya Sehat Mada Sakti Sumenep, PT Dharma Dwipa Utama, PLN ULP Kepulauan Kangean, serta BMKG Maritim Tanjung Perak.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur Erwin Astha Triyono menjelaskan bahwa program ini bertujuan mendekatkan layanan spesialistik yang selama ini sulit dijangkau masyarakat daerah terpencil.

Baca Juga  ‎Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Hewan Kurban

Pada tahun 2026 ini, Yankes Bergerak Jatim direncanakan dilaksanakan sebanyak tiga tahap.

“Tahap pertama sudah sukses dilaksanakan di Pulau Raas pada April lalu. Tahap kedua ini akan dilaksanakan di Sapudi pada 13–16 Juni 2026, sedangkan tahap ketiga dijadwalkan di Pulau Kangean pada Oktober mendatang,” jelasnya.

Layanan yang disediakan meliputi Upaya Kesehatan Perorangan dan Upaya Kesehatan Masyarakat, mulai dari pemeriksaan spesialis, tindakan medis, skrining penyakit, hingga penyuluhan kesehatan.

Sebanyak 1.371 warga akan mendapatkan layanan lengkap, meliputi penanganan tuberkulosis, kesehatan ibu dan anak, pengendalian stunting, kesehatan jiwa, pemeriksaan mata, deteksi gangguan pendengaran pada bayi, pemeriksaan kusta, hingga layanan telemedicine melalui Telesapa Madura(*)

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE