SUMENEP | SIGAP88 – Dalam rangka memberikan pengetahuan tentang pertolongan pertama penyakit anak, Puskesmas Gili Genting, Kabupaten Sumemep Madura Jawa Timur melakukan sosialisasi P3LP (Pertolongan Pertama Pada Luka Psikologis) selama dua hari di kepulauan Giliraja. Selasa 14 Maret sampai Rabu 15 Maret 2026

Kepala Puskesmas Gili Genting, Idris. S.Kep., NS. melalui dr. Ivan Prabawa Gunawan, diikuti oleh Pj Kesehatan Jiwa Puskesmas Gili Genting mengatakan, kegiatan sosialisasi dilakukan di Sekolah Dasar Negeri atau SDN Lombang 1, 2, 3, berikutnya SDN Jate, serta SDN Banbaru 1, dan 2

Baca Juga  Lapas Pamekasan Tegaskan Komitmen Bersih Halinar Lewat Apel dan Ikrar Pemasyarakatan

“Kami melakukan sosialisasi tentang P3PL kepada wali murid dan dewan guru selama dua hari,” kata, dr. Ivan Prabawa Gunawan, Kamis(16/4)

dr. Ivan menjelaskan kepada dewan guru dan wali murid, yang namanya luka psikologis adalah perasaan tidak nyaman, yang sifatnya berlebih dan mengganggu aktifitas kesehatan yang disebabkan oleh kejadian yang berat atau kritis

“Sehingga membutuhkan pendampingan khusus dari pihak orang tua dan keluarga serta dewan guru disekolah“ terangnya

Baca Juga  KUA Sapeken Catat 66 Peristiwa Pernikahan pada Triwulan Pertama tahun 2026

Selanjutnya perlu dilakukan langkah langkah pertolongan pertama pada luka psikologis guna tidak muncul masalah kesehatan.

“Pertolongan pertama dapat dilakukan oleh siapa saja yang mau dan mampu, memberikan dukungan kepada penderita tersebut,” jelasnya

Ivan juga menambahkan, pertolongan pertama kepada penderita P3LP disebut sebagai penolong First Aider dan si penderita yang di tolong adalah Helpee.

“P3LP pertolongan yang dilakukan beberapa saat setelah kejadian yang dipersepsi atau trauma dan selama situasi krisis,” terangnya.

Beda dengan Trauma Healing yang diberikan ketika sudah ada diagnosa gangguan jiwa.

Baca Juga  Tahun 2026, Bapenda Sumenep Komitmen Tingkatkan PAD

“Saya berharap melalui sosialisasi ini pihak orang tua dan dewan guru dapat memberikan pertolongan pertama kepada penderita sehingga tidak terjadi hal yang tidak di inginkan,” pungkasnya

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE