
SUMENEP | SIGAP88 – Warung Tekan Harga Pasar atau Teras yang dikelola Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sumenep, Madura, Jawa Timur bersama dengan Bulog Madura berhasil menjual Minyakita di Pasar Anom Baru, Sumenep, Kamis (16/4).
Hal itu dilakukan guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat tentang harga minyakita sesuai Harga eceran tertinggi (HET).
Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan atau Diskop UKM Perindag Kabupaten Sumenep, Moh Ramli, melalui Kabid perdagangan Idam Khalid, mengatakan, Warung Teras TPID ini bertujuan untuk mengendalikan inflasi daerah.
“Ini bertujuan untuk mengendalikan inflasi, menjamin ketersediaan stok, stabilitas harga, dan sebagai pusat monitoring pangan,” kata Kabid pemasaran Idam.
Idam menjelaskan bahwa, pada hari ini pihaknya bersama TPID di warung teras selain melakukan pemantauan tentang infasi juga melakukan monitoring penjualan minyakita.
“Alhamdulilah masyarakat antusias melakukan transaksi pembelian minyakita di warung teras dan terhitung dalam satu jam terjual sebanyak 20 – 30 karton dan setiap satu liter berharga sesuai dengan HET Rp 13.700,” tegasnya.
Namun, hal ini tergantung keadaan stok yang dikirim oleh pihak Bulog. “Kedepannya kami bukan hanya terfokus kepada pasar Anom saja, akan tetapi kami akan merambah kepada pasar tradisional di wilayah kecamatan,” jelasnya.
“Kami membantu masyarakat agar tidak cenderung kepada harga yang lebih tinggi, pemerintah hadir dalam memberikan layanan dan harga sesuai HET dengan tagline Bismillah Melayani,” pungkasnya













