130 Pelajar SMKN Gudo Jombang Dibekali Literasi AI, Polres Tekankan Etika dan Risiko Teknologi

0
169
Polres Jombang edukasi literasi AI kepada 130 pelajar SMKN Gudo
Polres Jombang memberikan edukasi literasi kecerdasan buatan kepada 130 pelajar SMKN Gudo, Senin (14/9/2026).

JOMBANG | SIGAP88 — Kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) kini semakin dekat dengan kehidupan pelajar. Di tengah kemudahan teknologi tersebut, kemampuan menggunakan AI secara bijak dinilai sama pentingnya dengan kemampuan memanfaatkannya.

Pesan itu disampaikan Polres Jombang saat memberikan edukasi literasi teknologi kepada 130 pelajar SMKN Gudo, Kabupaten Jombang, Senin (14/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula SMKN Gudo tersebut melibatkan gabungan satuan fungsi Polres Jombang. Tim dipimpin Ipda Oki Agung Septian bersama sejumlah anggota.

Dalam edukasi tersebut, para pelajar diajak memahami perkembangan AI sekaligus melihat teknologi tersebut secara lebih kritis. AI tidak hanya diposisikan sebagai alat untuk mempermudah pekerjaan, tetapi juga sebagai teknologi yang penggunaannya memiliki manfaat, risiko, serta batasan.

Ipda Oki mengatakan, perkembangan AI harus diimbangi dengan kemampuan generasi muda dalam menggunakan teknologi secara cerdas, produktif, dan bertanggung jawab.

“Para siswa perlu memahami perkembangan kecerdasan buatan serta memiliki literasi digital yang baik di tengah pesatnya kemajuan teknologi,” katanya.

Menurutnya, AI dapat dimanfaatkan untuk mendukung proses belajar, mengembangkan kreativitas, hingga membantu pelajar meningkatkan kemampuan diri.

Namun, kemudahan tersebut tidak semestinya membuat pelajar kehilangan sikap kritis. Penggunaan AI tetap membutuhkan pertimbangan mengenai etika, kebenaran informasi, serta dampak dari teknologi yang digunakan.

“Kemajuan teknologi harus diimbangi dengan sikap kritis, etis, dan bertanggung jawab. Para siswa diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memahami manfaat, risiko, serta batasan penggunaan AI dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Bagi pelajar, kemampuan menggunakan AI secara tepat menjadi bagian dari literasi digital yang semakin penting. Teknologi dapat membantu mempercepat proses belajar dan membuka ruang kreativitas, tetapi keputusan akhir tetap membutuhkan kemampuan berpikir dan tanggung jawab manusia.

Polres Jombang berharap edukasi tersebut dapat mendorong lahirnya generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi tanpa kehilangan karakter dan tanggung jawab sosial.

“Bijak menggunakan teknologi, cerdas memanfaatkan AI, dan tetap berkarakter dalam setiap langkah,” pungkas Ipda Oki.