Gubernur Khofifah Hadiri Pasar Murah Pemprov Jatim di Jombang, Transaksi Tembus Rp60,3 Juta

0
103
Gubernur Khofifah menghadiri pasar murah Pemprov Jatim di Jombang
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri pasar murah dalam rangka Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur di Mojoagung, Jombang.

JOMBANG | SIGAP88 — Pasar murah yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Alun-Alun Cemara, Desa Miagan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Sabtu (31/10/2026), mendapat sambutan tinggi dari masyarakat. Sebanyak 336 pengunjung mendatangi kegiatan tersebut, dengan seluruh persediaan bahan pokok tercatat habis terjual.

Kegiatan yang dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa itu merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur. Selain menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, pasar murah tersebut diarahkan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung pengendalian inflasi daerah.

Beragam komoditas strategis disediakan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Mulai dari beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), beras premium, gula, Minyakita, telur ayam ras, bawang merah, bawang putih, tepung, cabai rawit, cabai merah besar, hingga daging ayam ras.

Tingginya minat masyarakat terlihat dari habisnya seluruh bahan pokok yang disediakan. Kondisi ini menunjukkan pentingnya akses terhadap bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau, terutama untuk membantu rumah tangga memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Dari sisi ekonomi, transaksi penjualan bahan pokok dalam kegiatan tersebut mencapai Rp57.190.000. Sementara itu, transaksi produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tercatat sebesar Rp3.119.000.

Dengan demikian, total perputaran transaksi selama pelaksanaan pasar murah mencapai Rp60.309.000.

Bukan Sekadar Pasar Murah

Kehadiran pelaku UMKM turut memperluas manfaat kegiatan tersebut. Pasar murah tidak hanya menjadi sarana masyarakat memperoleh kebutuhan pokok, tetapi juga membuka kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan dan memasarkan produknya kepada konsumen.

Bagi pemerintah daerah, kegiatan semacam ini menjadi salah satu instrumen untuk mendekatkan layanan pemenuhan kebutuhan pangan kepada masyarakat. Namun, manfaatnya juga bergantung pada konsistensi pelaksanaan serta kemampuan menjaga keterjangkauan harga di tengah dinamika kebutuhan rumah tangga.

Pasar murah di Mojoagung menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur menghadirkan program yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat dalam momentum peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur.

Tingginya antusiasme pengunjung dan habisnya persediaan bahan pokok menjadi catatan penting dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Ke depan, kesinambungan program serupa diharapkan dapat memperluas akses pangan terjangkau sekaligus memberikan ruang pemasaran yang lebih besar bagi UMKM.

Dengan total transaksi lebih dari Rp60 juta, kegiatan di Jombang itu memperlihatkan bahwa pasar murah tidak hanya berkaitan dengan penyediaan kebutuhan pokok, tetapi juga memiliki dimensi ekonomi melalui aktivitas jual beli dan keterlibatan pelaku usaha lokal.