
SUMENEP | SIGAP88 — Di tengah kesibukan melayani pasien, jajaran Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Madura, Jawa Timur, turut menunjukkan kemampuan di luar bidang kesehatan. Rumah sakit milik pemerintah daerah itu meraih penghargaan juara favorit dalam lomba model Putri Nusantara serta juara harapan dua dalam ajang yang sama.
Tak hanya itu, RSUD dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep juga meraih juara dua dalam lomba gerak jalan tradisional putri yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan di Kabupaten Sumenep.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUDMA Sumenep, dr. Erliyati, mengatakan keikutsertaan tersebut merupakan bentuk partisipasi jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) dalam memeriahkan kegiatan yang diselenggarakan pemerintah kabupaten.
“Kami turut meramaikan rentetan event Kabupaten Sumenep model Putri Nusantara, mendapat juara favorit dan juara harapan dua,” kata Erliyati saat ditemui SIGAP88, Senin (26/10/2026).
Menurut Erliyati, capaian tersebut diraih tanpa persiapan khusus. Pihaknya tidak menempatkan perlombaan sebagai agenda utama karena tanggung jawab pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap harus berjalan.
“Kami sebagai bagian dari pemerintah Kabupaten Sumenep turut andil dalam event yang telah digelar,” ujarnya.
Ia menjelaskan, peserta dari RSUDMA yang mengikuti lomba model merupakan kepala unit gawat darurat (UGD). Erliyati menduga peserta tersebut memiliki bakat yang telah diasah sebelumnya sehingga mampu menampilkan kemampuannya di hadapan dewan juri.
“Yang ikut dalam lomba tersebut adalah kepala UGD, mungkin beliau mempunyai bakat model sejak dulu maka dia mampu memperagakan kebolehannya di depan para juri,” tegasnya.
Pelayanan Kesehatan Tetap Menjadi Prioritas
Bagi manajemen RSUDMA Sumenep, penghargaan dalam kegiatan daerah bukanlah tujuan utama. Di tengah tingginya kesibukan pelayanan, terlebih saat cuaca panas yang berdampak pada kebutuhan layanan kesehatan, rumah sakit tetap dituntut menjaga komitmennya kepada pasien.
Erliyati menegaskan, partisipasi dalam kegiatan di luar pelayanan medis tidak mengubah fokus rumah sakit dalam menjalankan tugas utamanya.
“Walaupun dalam situasi dan kesibukan yang sangat padat karena banyak pasien dikarenakan cuaca yang begitu panas kami tetap komitmen Bismillah Melayani, juara bukan hal yang utama, tapi layanan kesehatan masyarakat yang paling utama, semoga kepercayaan masyarakat kepada kami semakin tinggi,” harapnya.
Dua capaian dalam ajang lomba daerah tersebut menjadi bagian dari partisipasi jajaran RSUDMA Sumenep dalam kegiatan pemerintah kabupaten. Namun, bagi rumah sakit, kepercayaan masyarakat tetap harus dijaga melalui pelayanan yang konsisten, profesional, dan mengutamakan kebutuhan pasien.














