PAMEKASAN | SIGAP88 — Di balik khidmatnya upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98 tingkat Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Pamekasan, ada satu aspek teknis yang tak boleh luput dari perhatian: keandalan pasokan listrik.
PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Pamekasan menyiagakan personel dan peralatan pendukung untuk mengamankan pasokan listrik selama puncak peringatan Hari Sumpah Pemuda yang berlangsung di halaman Kantor Bakorwil IV Pamekasan, Rabu (28/10/2026).
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, mulai dari upacara bendera hingga berbagai agenda pendukung yang melibatkan perangkat tata suara, videotron, peralatan siaran langsung, dan pencahayaan panggung.
Upacara yang dimulai pukul 07.30 WIB itu dipimpin Gubernur Jawa Timur sebagai inspektur upacara. Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur, pejabat pemerintah provinsi dan kabupaten, tokoh masyarakat, serta ratusan peserta dari kalangan organisasi kepemudaan, pelajar, dan mahasiswa turut hadir.
Peringatan tersebut tidak hanya diisi dengan pengibaran bendera dan pembacaan Teks Keputusan Kongres Pemuda Indonesia 1928. Agenda juga mencakup penyerahan penghargaan Youth Innovation Initiative 2026, atraksi tari kolosal Seset Maloko, serta pameran produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang melibatkan pemuda.
Di tengah padatnya rangkaian acara, stabilitas kelistrikan menjadi salah satu faktor penunjang agar kegiatan dapat berlangsung tanpa gangguan teknis.
Manager PLN ULP Pamekasan, Muhammad Andrian Wijaya, mengoordinasikan kesiapan personel teknis dan tim Pelayanan Teknik (Yantek) di sejumlah titik yang menjadi bagian dari pengamanan pasokan listrik.
Tim tersebut melibatkan Angger Yulia Putra dari bagian Teknik Layanan, Anggun Nugraha P.S. dari bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lingkungan Hidup (K3LH), serta Dani bersama personel Yantek.
Menurut Muhammad Andrian Wijaya, keandalan listrik merupakan bagian dari dukungan PLN terhadap penyelenggaraan kegiatan publik, termasuk agenda yang membawa pesan persatuan dan peran strategis generasi muda.
“Semangat Hari Sumpah Pemuda adalah tentang persatuan dan kontribusi nyata untuk bangsa. Bagi kami di PLN, wujud kontribusi itu adalah memastikan listrik hadir tanpa kedip dan tanpa hambatan, sehingga momen bersejarah yang dihadiri Ibu Gubernur dan seluruh tokoh di Pamekasan ini dapat berjalan dengan sempurna dan khidmat,” ujarnya.
Pengamanan kelistrikan, lanjut dia, tidak hanya dipusatkan di panggung utama dan mimbar kehormatan. Area pameran dan bazar UMKM pemuda di sekitar lokasi juga menjadi bagian dari perhatian petugas.
Keberadaan pasokan listrik yang andal di area tersebut diperlukan untuk mendukung aktivitas pelaku usaha selama kegiatan berlangsung. Dengan demikian, peringatan Hari Sumpah Pemuda tidak hanya menjadi ruang untuk meneguhkan semangat kebangsaan, tetapi juga memberikan kesempatan bagi generasi muda memperkenalkan produk dan mengembangkan kegiatan ekonomi kreatif.
Muhammad Andrian Wijaya menambahkan, pemeriksaan jaringan pendukung dan uji coba perangkat telah dilakukan sejak tahap persiapan hingga gladi bersih.
“Seluruh jaringan pendukung telah kami inspeksi dan uji coba sejak masa persiapan hingga gladi bersih. Kami menyiagakan personel dan peralatan pendukung di lokasi vital guna mengantisipasi segala potensi gangguan. Ini adalah komitmen PLN untuk selalu hadir menyokong setiap agenda strategis pemerintah dan masyarakat di Madura,” tegasnya.
Kesiapan personel tersebut juga disertai penerapan standar K3LH dalam pelaksanaan tugas di lapangan, terutama untuk menjaga keselamatan petugas sekaligus memastikan pekerjaan teknis berjalan sesuai prosedur.
Berdasarkan keterangan PLN dalam rilis kegiatan tersebut, seluruh rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tingkat Provinsi Jawa Timur di Pamekasan berlangsung aman dan lancar, tanpa kendala kelistrikan yang dilaporkan.
Di balik suksesnya sebuah agenda besar, kesiapan infrastruktur pendukung seperti listrik menjadi bagian penting yang menentukan kelancaran acara. Bagi PLN Pamekasan, pengamanan pasokan dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi wujud dukungan terhadap kegiatan pemerintahan, masyarakat, dan ruang kreativitas generasi muda.















