
JOMBANG | SIGAP88 – Setahun kepemimpinan Bupati Warsubi dan Wabup Salmanudin, Perumdam Tirta Kencana Jombang menegaskan diri sebagai BUMD yang tak sekadar fokus pada pelayanan publik, tetapi juga gesit membaca peluang usaha baru.
Dukungan terhadap program MBG melalui penyediaan layanan air minum aman untuk SPPG menjadi salah satu langkah strategis yang dijalankan.
Direktur Perumdam Tirta Kencana Jombang, Khoirul Hasyim, menuturkan dukungan tersebut diwujudkan lewat berbagai skema layanan sesuai kondisi lapangan.
”Kami support MBG dalam rangka memenuhi layanan air minum aman, baik berbasis perpipaan, perpipaan dan filtrasi, ataupun perpipaan, filtrasi, dan air minum kemasan berupa galon,” ujar Khoirul Jum’at (20/2).
Khoirul menekankan, kebutuhan tiap titik SPPG berbeda sehingga Perumdam menyiapkan model layanan variatif.
”Di SPPG itu ada yang berbasis perpipaan, ada yang perpipaan dan filtrasi, ada yang cuma filtrasi saja, ada juga yang perpipaan, filtrasi, dan air minum kemasan berupa galon. Jadi fleksibel mengikuti kondisi lapangan,” katanya.
Lebih jauh, ia menegaskan program ini bukan hanya berdimensi sosial, tetapi juga membuka potensi bisnis baru. Kebutuhan air di SPPG disebut jauh lebih tinggi dibanding rumah tangga biasa.
”Kalau dikatakan ini potensi bagi kami, ya ini potensi bisnis. Pemakaian air oleh SPPG itu lebih tinggi dari rumah tangga, bisa dikatakan setara industri kecil. Tentu tagihannya juga lumayan dan memberi pemasukan ekonomi bagi kami,” jelasnya.
Karakteristik penggunaan air di SPPG yang stabil dan berkapasitas besar dinilai memberi kontribusi signifikan terhadap pendapatan operasional. Dengan begitu, Perumdam mampu menjaga keseimbangan antara fungsi sosial dan komersial.
”Kami ini BUMD, tentu harus mendukung program pemerintah daerah. Tapi di sisi lain, kami juga harus memastikan perusahaan tetap sehat secara finansial. Jadi dua-duanya jalan,” tegas Khoirul.
Ia memastikan evaluasi dan pemetaan terus dilakukan seiring bertambahnya jumlah SPPG. Kapasitas produksi dan distribusi akan disesuaikan agar pelayanan tetap optimal tanpa mengganggu suplai pelanggan eksisting.














