
JOMBANG | SIGAP88 – Hamparan tanaman jagung yang mulai menguning di Dusun Mancilan, Desa Ngoro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, mendapat perhatian khusus dari Bhabinkamtibmas Polsek Ngoro, Aiptu Rohni Teguh, Kamis (18/6/2026).
Turun langsung ke lahan pertanian seluas 0,49 hektare milik Karnawi dan warga setempat, Aiptu Rohni memantau perkembangan tanaman jagung yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan nasional.
Dalam kegiatan tersebut, ia berdialog dengan petani untuk mengetahui kondisi tanaman sekaligus memantau potensi hasil panen yang diperkirakan akan diperoleh dalam waktu dekat.
Pemantauan dilakukan guna memastikan pertumbuhan tanaman berjalan optimal serta mengidentifikasi berbagai kendala yang berpotensi memengaruhi produktivitas pertanian.
Kapolsek Ngoro, Iptu Susila, mengatakan keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam pendampingan sektor pertanian merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.
“Ketahanan pangan merupakan program strategis yang membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah petani diharapkan dapat memberikan motivasi sekaligus memastikan program berjalan dengan baik dan berkelanjutan,” ujarnya.
Menurutnya, pemantauan secara berkala penting dilakukan agar perkembangan tanaman dapat diketahui sejak masa tanam hingga menjelang panen.
Dengan demikian, berbagai hambatan yang muncul di lapangan dapat segera diantisipasi.
“Kami berharap hasil panen nantinya maksimal sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mendukung ketersediaan pangan di Kabupaten Jombang,” tambahnya.
Ia menegaskan, sinergi antara Polri dan kelompok tani menjadi salah satu kunci keberhasilan program ketahanan pangan. Pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polres Jombang dalam mendukung program ketahanan pangan nasional serta mempererat kemitraan dengan masyarakat, khususnya para petani sebagai ujung tombak sektor pertanian di daerah















