Kekeringan Melanda Sapudi, 440 KK di Dusun Bakoan Terima 3.600 Liter Air Bersih

0
468
Penyaluran bantuan air bersih untuk warga Dusun Bakoan Sapudi Sumenep
Personel Polsek Sapudi bersama unsur TNI dan masyarakat menyalurkan bantuan 3.600 liter air bersih kepada warga Dusun Bakoan, Desa Gendang Barat, Kecamatan Gayam, Sumenep, Jumat (11/9/2026).

SUMENEP | SIGAP88 — Kekeringan membuat kebutuhan air bersih menjadi persoalan serius bagi warga Dusun Bakoan, Desa Gendang Barat, Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep.

Di tengah kondisi tersebut, sebanyak 440 kepala keluarga (KK) menerima bantuan 3.600 liter air bersih yang disalurkan personel Polsek Sapudi, Polresta Sumenep, Jumat (11/9/2026).

Bantuan air diangkut menggunakan dua mobil tangki dengan kapasitas masing-masing 1.800 liter. Air kemudian didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air selama kondisi kekeringan.

Penyaluran dilakukan dengan mengisi profil tank milik warga, jeriken, hingga tempat penampungan air yang tersedia di lingkungan desa.

Kapolsek Sapudi Iptu Taufik Rahman bersama personelnya turun langsung dalam proses pendistribusian. Kegiatan tersebut juga melibatkan personel Koramil Sapudi, Serma Hidir, Korlap Fared, serta masyarakat Desa Gendang Barat.

Menurut Taufik, bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk membantu masyarakat menghadapi kesulitan air bersih.

“Kami berharap bantuan air bersih ini dapat sedikit meringankan kebutuhan masyarakat, khususnya untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari. Polri akan terus berupaya hadir dan membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar Taufik.

Ia mengatakan, kebutuhan air bersih menjadi salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian ketika masyarakat menghadapi kondisi kekeringan.

Karena itu, kehadiran aparat di lapangan tidak hanya berkaitan dengan pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga membantu masyarakat ketika menghadapi kebutuhan dasar yang mendesak.

Proses pendistribusian air berlangsung dengan tertib. Warga menerima bantuan sesuai titik penampungan yang telah disiapkan dan situasi keamanan selama kegiatan dilaporkan tetap kondusif.

Bagi warga Dusun Bakoan, tambahan pasokan air tersebut setidaknya menjadi bantuan sementara untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah keterbatasan air akibat kekeringan.

Kondisi ini sekaligus menunjukkan bahwa persoalan air bersih bukan sekadar urusan distribusi, tetapi menyangkut kebutuhan paling dasar masyarakat yang harus mendapat perhatian ketika musim kering berlangsung.