JOMBANG | SIGAP88 – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang kembali turun ke pasar untuk memastikan stabilitas pangan di tengah masyarakat.

Tim Satgas Pangan Jombang bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Ploso dan distributor minyak goreng di wilayah Kaliwungu pada Jumat (13/3/2026) pagi.  

Dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Jombang, Agus Purnomo, bersama  Staf Ahli, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, yang juga Plt. Disdagrin Drs. Purwanto, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Bambang Suntowo, dari unsur para Kepala OPD terkait, serta dari tim polres, Bulog dan BPS Jombang menyisir lapak demi lapak untuk berdialog langsung dengan para pedagang guna memantau ketersediaan serta fluktuasi harga bahan pokok.  

Baca Juga  Dinsos P3A Sumenep Sosialisasi dan Bentuk Satgas PPA di Desa Campor Barat

Berdasarkan hasil pantauan, secara keseluruhan harga bahan pangan di Kabupaten Jombang terpantau kondusif.   

“Harga terpantau stabil dengan stok yang mencukupi untuk memenuhi kebutuhan warga menjelang lebaran”, tutur Sekdakab Jombang Agus Purnomo

Sementara itu dari hasil pantauan, Sekda Agus Purnomo menyebut harga cabe rawit merah mengalami tren penurunan harga yang signifikan, kini berada di kisaran Rp60.000 per kilogram. Cabe Merah Besar turun menjadi Rp. 28.000. Daging Sapi yang mengalami kenaikan menyentuh angka Rp120.000 per kilogram, dari yang sebelumnya Rp. 115.000/kg.  

Baca Juga  Bupati Warsubi Berangkatkan Dua Kloter Calon Jemaah Haji Kabupaten Jombang

“Alhamdulillah, secara umum harga sangat stabil. Meskipun ada kenaikan pada komoditas daging, namun bahan lain seperti beras dan minyak tetap terkendali, bahkan cabai mengalami penurunan,” ujar Sekdakab Agus Purnomo di sela-sela kegiatannya
 
Pemkab Jombang tidak ingin lengah. Menghadapi potensi lonjakan permintaan jelang Idul Fitri 1447 H,

Agus menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah strategis bersama instansi terkait, untuk memastikan rantai pasok dari distributor ke pasar tidak terhambat.

Baca Juga  Kepala Beacukai Pasuruan bersama Bupati Musnahkan Jutaan Batang Rokok Ilegal

”Jika terjadi lonjakan harga yang tidak wajar, pemerintah siap menggelar intervensi pasar guna membantu daya beli masyarakat. Serta memperkuat sinergi antara Satgas Pangan, TPID, dan kepolisian untuk mencegah adanya praktik penimbunan bahan pokok” tandasnya

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE