SURABAYA | SIGAP88 – Sebanyak enam orang siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Margorejo 1 Kota Surabaya mengalami gejala keracunan pada Rabu (29/10/2025).

Peristiwa ini diduga terjadi setelah para siswa mengonsumsi salah satu produk susu kemasan yang didapatkan dengan harga promosi.

Menanggapi hal ini, Walikota Surabaya, Eri Cahyadi, menginstruksikan pihak Dinkes Kota Surabaya melakukan pemeriksaan dan klarifikasi menyeluruh terkait penyebab keracunan tersebut.

Selain itu, Eri Cahyadi juga memanggil pihak produsen susu untuk dimintai keterangan terkait produknya.

Baca Juga  SDN Sapeken 1 Jadi Rujukan Calon Wali Murid

“Kemarin siswanya langsung diperiksa. Pihak produsen susunya juga saya mintai pertanggungjawaban apakah produknya kadaluarsa atau tidak, ini akan kami pastikan. Kalau tidak kadaluarsa, berarti harus dicari keracunanya karena apa,” ujar Eri, Jumat (31/10/2025).

Ia pun memastikan bahwa keenam siswa yang mengalami keracunan sudah mendapatkan penanganan kesehatan dengan cepat.

“Sudah dilakukan penanganan di puskesmas hari itu juga, kondisinya sudah baik dan sudah pulang semua siswanya. Tidak ada yang berdampak sampai menginap,” jelasnya.

Gejala yang dialami para siswa berupa diare dan muntah, yang berdasarkan pemeriksaan medis, ciri-cirinya mengarah pada keracunan.

Baca Juga  Babinsa Koramil 0826-06 Pademawu Dampingi Giat Posyandu di Desa Baddurih

Oleh karena itu, Eri akan memastikan apa penyebab keracunan dengan memeriksa semua makanan yang dikonsumsi termasuk susu di hari itu.

“Jadi kami akan lakukan pemeriksaan menyeluruh terkait penyebab keracunannya. Karena semua minum susu itu, tapi kok hanya enam orang saja yang keracunan,” tegasnya.

Saat ini, Pemkot Surabaya tengah berupaya melakukan klarifikasi langsung kepada pihak produsen susu. Eri meminta agar semua pihak menunggu hasil klarifikasi resmi.

Baca Juga  Polda Jatim Bongkar Komplotan Penyalahgunaan Data Pribadi dan Penerbitan SIM Card Ilegal

“Setelah ini, kami akan meminta keterangan dari pihak produsen susu. InsyaAllah setelah diketahui penyebab pastinya akan ada keterangan dari pihak produsen susu maupun Dinas Pendidikan Kota Surabaya,” pungkasnya(*)

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE