
PAMEKASAN | SIGAP88 — Pembukaan akses jalan, perbaikan infrastruktur, saluran irigasi, hingga penyediaan sumur bor menjadi bagian dari sasaran program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 di Kabupaten Pamekasan.
Program tersebut resmi dibuka Bupati Pamekasan Kholilurrahman di Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Selasa (13/10/2026). Pelaksanaannya diharapkan menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam pembangunan pedesaan.
Dalam sambutannya, Kholilurrahman menekankan bahwa TMMD bukan semata-mata kegiatan pembangunan fisik. Program ini juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat serta menghidupkan kembali nilai kebersamaan yang menjadi karakter bangsa.
Menurut dia, keterlibatan masyarakat diperlukan agar pelaksanaan pembangunan berjalan optimal dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh warga.
“Melalui kegiatan ini, kita dapat menumbuhkan kesadaran akan kebersamaan, rasa senasib sepenanggungan, serta menghidupkan kembali semangat gotong royong sebagai watak dan karakter bangsa Indonesia,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kemanunggalan TNI bersama rakyat memiliki peran penting dalam memperkuat persatuan sekaligus mendukung pembangunan daerah. Semangat tersebut, lanjutnya, berkaitan dengan upaya meningkatkan perekonomian, pertahanan dan keamanan, kecintaan terhadap tanah air, serta kesadaran berbangsa dan bernegara.
Infrastruktur Mengacu Aspirasi Masyarakat
Sasaran fisik TMMD ke-130 kali ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).
Sejumlah pekerjaan yang direncanakan meliputi pembukaan jalan baru, perbaikan jalan, pembangunan saluran irigasi, serta pembuatan sumur bor.
Pembangunan infrastruktur tersebut diarahkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat pedesaan. Akses jalan yang memadai diharapkan memperlancar mobilitas warga, sedangkan saluran irigasi dan sumur bor ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan air di wilayah sasaran.
Kholilurrahman mengajak masyarakat, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa untuk mendukung pelaksanaan program secara sukarela sesuai kebutuhan di lapangan.
Ia mengingatkan bahwa masyarakat merupakan pihak yang akan menerima manfaat langsung dari pembangunan tersebut. Karena itu, partisipasi warga menjadi salah satu unsur penting dalam menunjang kelancaran kegiatan.
Bupati juga mengapresiasi warga Desa Jarin yang telah memberikan dukungan kepada personel Satuan Tugas (Satgas) TMMD dengan menyediakan tempat tinggal secara gratis selama pelaksanaan kegiatan.
Menurutnya, dukungan tersebut mencerminkan semangat kebersamaan antara masyarakat, pemerintah daerah, TNI, Polri, Pengadilan Negeri, serta berbagai unsur masyarakat dan keagamaan.
Melalui pelaksanaan TMMD ke-130, pembangunan di wilayah pedesaan Pamekasan diharapkan dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Keberhasilan program ini nantinya tidak hanya ditentukan oleh penyelesaian pekerjaan fisik, tetapi juga oleh sejauh mana infrastruktur yang dibangun mampu menjawab kebutuhan warga dan mendukung aktivitas mereka dalam jangka panjang.














