PAMEKASAN | SIGAP88 – Penantian panjang Ihsan (73), seorang petani lanjut usia asal Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, untuk memiliki rumah yang layak akhirnya mulai menemukan jawaban.
Selama sembilan tahun, Ihsan harus menjalani kehidupan di rumah yang kondisinya tidak layak. Harapan untuk mendapatkan hunian yang lebih aman dan nyaman itu kini diwujudkan melalui program pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0826/Pamekasan.
Pembangunan rumah tersebut telah mencapai 85 persen. Personel Satgas TMMD bersama masyarakat setempat bahkan rela bekerja hingga malam hari untuk mengejar penyelesaian sebelum penutupan program TMMD.
Perkembangan pembangunan itu ditinjau langsung Kepala Desa Jarin, H. Moh Zuhri, Senin (2/11/2026) malam. Ia melihat pengerjaan rumah yang mulai menunjukkan bentuk hunian layak setelah sebelumnya membutuhkan perbaikan menyeluruh.
Zuhri mengapresiasi kerja keras personel TNI dan masyarakat yang bergotong royong menyelesaikan pembangunan tersebut.
Menurutnya, dengan progres yang telah mencapai 85 persen, rumah milik Ihsan diperkirakan dapat diselesaikan dalam tiga hari ke depan.
Di balik proses pembangunan itu, tersimpan kebahagiaan keluarga yang selama ini menantikan perubahan kondisi tempat tinggal mereka.
Raudatul Anizah, anak Ihsan, mengaku terharu melihat rumah orang tuanya mulai dibangun menjadi hunian yang lebih layak. Baginya, bantuan tersebut bukan sekadar perbaikan bangunan, melainkan harapan baru bagi kehidupan sang ayah.
“Saya bahagia, bapak saya mendapatkan bantuan rumah. Terima kasih ya Bapak TNI dan Bapak Kades Jarin,” kata Aniz, sapaan akrab Raudatul Anizah, Senin (2/11/2026).
Program RLH dalam TMMD ke-130 menjadi salah satu bentuk nyata kolaborasi antara TNI dan masyarakat dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar warga.
Bagi Ihsan, pembangunan rumah tersebut memiliki arti lebih dari sekadar berdirinya bangunan baru. Setelah sembilan tahun menanti, harapan untuk menempati rumah yang lebih aman dan nyaman kini semakin dekat menjadi kenyataan.
Satgas TMMD ke-130 Kodim 0826/Pamekasan bersama warga terus menggenjot pekerjaan agar rumah tersebut rampung sepenuhnya sebelum upacara penutupan TMMD.
Gotong royong yang berlangsung di Desa Jarin itu sekaligus memperlihatkan bahwa pembangunan desa tidak hanya berbicara tentang infrastruktur, tetapi juga menyangkut kepedulian dan kehadiran bersama bagi masyarakat yang membutuhkan.
















