PAMEKASAN | SIGAP88 — Pembangunan infrastruktur di Dusun Paninggin, Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, mulai bergerak melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0826 Pamekasan. Salah satu sasaran fisik yang dikerjakan adalah pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) sepanjang 450 meter dengan lebar 3 meter, Kamis (15/10/2026).
Pembangunan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat infrastruktur desa yang dibutuhkan masyarakat. Bagi warga yang sebagian besar menggantungkan penghidupan pada sektor pertanian, ketersediaan infrastruktur yang memadai memiliki arti penting untuk menunjang mobilitas dan aktivitas ekonomi sehari-hari.
Tembok Penahan Tanah memiliki fungsi penting untuk membantu menjaga kestabilan tanah dan mengurangi risiko pengikisan akibat aliran air. Jika dibangun sesuai kondisi lapangan, TPT juga dapat membantu melindungi area di sekitarnya dari potensi pergerakan tanah yang bisa mengganggu aktivitas masyarakat.
Bagi warga, keberadaan infrastruktur ini diharapkan memberi perlindungan lebih baik pada area yang membutuhkan penahan tanah, sekaligus mengurangi potensi kerusakan akibat erosi. Manfaat tersebut menjadi penting bagi desa yang aktivitas ekonominya banyak bertumpu pada sektor pertanian. Meski demikian, efektivitasnya tetap bergantung pada kondisi tanah, konstruksi, dan sistem drainase di lokasi pembangunan.
Dimulainya pekerjaan TPT itu disambut positif oleh Kepala Desa Jarin, Moh. Zuhri. Ia menilai, kehadiran TMMD Kodim Pamekasan membawa harapan bagi masyarakat yang selama ini menantikan pembangunan infrastruktur di wilayahnya.
“Apa yang selama ini dinantikan masyarakat akhirnya mulai terwujud. Kami sangat bangga dan bahagia. Kehadiran program TMMD ini membawa harapan besar bagi masyarakat Desa Jarin, khususnya warga Dusun Paninggin,” ujar Zuhri.
Menurut dia, pembangunan desa tidak cukup hanya berorientasi pada penyelesaian pekerjaan fisik. Infrastruktur yang dibangun juga harus memberikan manfaat nyata bagi warga, terutama dalam mendukung aktivitas masyarakat dan menopang perekonomian desa.
Bagi masyarakat yang bekerja di sektor pertanian, dukungan infrastruktur menjadi salah satu kebutuhan penting. Karena itu, pembangunan melalui TMMD diharapkan mampu menjawab kebutuhan warga sekaligus memberikan manfaat yang dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Tak Hanya TPT, Sejumlah Infrastruktur Ikut Dibangun
Program TMMD ke-130 Kodim Pamekasan di Desa Jarin tidak hanya berfokus pada pembangunan TPT. Sejumlah sasaran fisik lainnya turut disiapkan, meliputi pengaspalan jalan, pembangunan drainase, penyediaan sumur bor, hingga rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH).
Rangkaian pekerjaan tersebut menyentuh sejumlah kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari akses jalan, pengelolaan aliran air, ketersediaan sumber air, hingga perbaikan kondisi tempat tinggal warga.
Namun, keberhasilan program tidak semata-mata diukur dari panjang jalan yang diaspal, bangunan yang berdiri, atau pekerjaan konstruksi yang selesai. Manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat menjadi bagian penting dari tujuan pembangunan.
Melalui TMMD ke-130, sinergi prajurit TNI dan masyarakat diharapkan semakin kuat. Keterlibatan warga dalam proses pembangunan juga menjadi modal penting agar hasil pekerjaan dapat dijaga dan dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Bagi warga Dusun Paninggin, dimulainya pembangunan TPT sepanjang 450 meter menjadi langkah awal menuju infrastruktur desa yang lebih baik. Harapan berikutnya, seluruh sasaran program dapat diselesaikan sesuai rencana dan memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat Desa Jarin.
Pembangunan pada akhirnya bukan sekadar menghadirkan infrastruktur baru, melainkan memastikan bahwa fasilitas yang dibangun benar-benar menjawab kebutuhan warga.















