TMMD ke-130, Kodim Pamekasan Bangun Drainase 110 Meter di Desa Jarin

0
187

PAMEKASAN | SIGAP88 — Pembangunan saluran drainase di Dusun Kotalon, Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, menjadi salah satu sasaran fisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130. Dalam pengerjaannya, prajurit Kodim 0826 Pamekasan bersama warga setempat bergotong royong membangun saluran air sepanjang 110 meter.

Saluran dengan lebar 30 sentimeter dan tinggi 60 sentimeter tersebut diharapkan dapat membantu memperlancar aliran air sekaligus mengurangi potensi genangan saat musim hujan.

Namun, bagi masyarakat setempat, kehadiran prajurit TNI tidak hanya berkaitan dengan pembangunan infrastruktur. Kebersamaan yang terjalin selama pekerjaan berlangsung juga menjadi wujud nyata kepedulian terhadap kebutuhan desa.

Prajurit dan warga bekerja berdampingan, menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan dengan semangat gotong royong. Interaksi yang terbangun di lokasi memperlihatkan hubungan yang erat antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan di wilayah pedesaan.

Tokoh masyarakat Dusun Kotalon, Samsul Ma’arif, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan TNI dalam pembangunan di Desa Jarin.

“Saya selaku tokoh masyarakat sangat berterima kasih kepada Bapak TNI yang datang ke Desa Jarin untuk membangun desa kami,” ujar Samsul.

Menurutnya, pembangunan yang dilaksanakan melalui program TMMD menjadi bentuk perhatian terhadap kebutuhan masyarakat, terutama dalam penyediaan infrastruktur yang menunjang kehidupan sehari-hari.

Pembangunan drainase tersebut diharapkan memberikan manfaat bagi warga dalam jangka panjang. Saluran air yang berfungsi baik menjadi salah satu kebutuhan penting untuk mendukung lingkungan permukiman yang lebih tertata dan mengantisipasi persoalan genangan.

Melalui TMMD ke-130, pembangunan fisik di Desa Jarin sekaligus menjadi ruang kolaborasi antara prajurit dan masyarakat. Keterlibatan warga dalam pekerjaan turut memperkuat semangat kebersamaan yang menjadi modal penting dalam membangun desa.

Sebab, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur yang berdiri, tetapi juga oleh tumbuhnya kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam menjaga serta memanfaatkan hasil pembangunan tersebut.