Polsek Ngoro Jombang Cek Lahan Jagung 0,84 Hektare di Banyuarang, Diproyeksikan Panen Akhir Desember

0
203
Polsek Ngoro Jombang mengecek lahan jagung BISI 18 di Banyuarang
Personel Polsek Ngoro Jombang mengecek perkembangan tanaman jagung BISI 18 di lahan seluas 0,84 hektare di Dusun Ketanen, Desa Banyuarang, Kecamatan Ngoro, Jombang.

JOMBANG | SIGAP88 — Tanaman jagung di lahan pertanian milik Sutrino, Dusun Ketanen, Desa Banyuarang, Kecamatan Ngoro, Jombang, kini memasuki usia 42 hari setelah tanam.

Kondisi tanaman tersebut menjadi perhatian personel Polsek Ngoro yang melakukan pengecekan langsung bersama petani penggarap, Senin (14/9/2026).

Lahan yang diperiksa memiliki luas sekitar 0,84 hektare dan ditanami jagung varietas BISI 18. Dari pengecekan di lapangan, pertumbuhan tanaman masih dipantau sebagai bagian dari pendampingan terhadap aktivitas pertanian masyarakat.

Jika pertumbuhan tanaman berjalan normal dan tidak menghadapi kendala berarti, jagung di lahan tersebut diperkirakan mulai memasuki masa panen pada 31 Desember 2026.

Pengecekan lapangan ini sekaligus menjadi bagian dari keterlibatan Polsek Ngoro dalam mendukung program ketahanan pangan, khususnya penguatan produksi komoditas jagung yang menjadi salah satu tanaman pangan strategis.

Bagi petani, pendampingan di tingkat lahan menjadi penting karena keberhasilan produksi tidak hanya ditentukan saat masa panen, tetapi juga oleh kondisi tanaman selama proses pertumbuhan.

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Ngoro menyatakan akan terus membangun koordinasi dengan petani dan masyarakat dalam mendukung produktivitas pertanian serta program swasembada pangan nasional.

Di tingkat wilayah, dukungan terhadap ketahanan pangan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi ikut memastikan sektor pertanian tetap produktif dan mampu memberikan manfaat bagi petani maupun ketersediaan pangan masyarakat.