
BATU | SIGAP88 – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menggelar rapat kerja (raker) dengan agenda kerja tahun 2026 terselenggara di salah satu Villa di wilayah Kota Batu, Malang, Jawa Timur, selama 3 hari, dari tanggal 14–16 Desember 2025, di ikuti oleh jajaran pengurus dan anggota SMSI Sumenep dengan mengusung tema ” Strategi Penguatan Media Siber di Era Disrupsi Teknologi”
Ketua SMSI Sumenep, Wahyudi, mengatakan raker menjadi momentum konsolidasi organisasi untuk merespon tantangan industri media digital yang makin kompleks.
“Sebagai organisasi media, SMSI dituntut adaptif terhadap perubahan teknologi,” kata Wahyudi, Senin, (15/12/2025)
Wahyudi mengatakan pula, melalui raker ini SMSI Sumenep ingin memperkuat kualitas media, dan sumber daya manusia agar mampu bersaing di tengah perkembangan teknologi yang semakin canggih.
Dengan merancang program dan kegiatan yang sejalan dengan kebutuhan serta arah perkembangan digital di masa depan.
“Penguatan kualitas menjadi keharusan, baik dari sisi konten, manajemen media, maupun kompetensi wartawan. Karena itu, SMSI perlu menghadirkan kegiatan yang relevan dengan ekosistem digital ke depan,” ujarnya.
Wahyudi berpesan agar seluruh anggota tetap menjunjung tinggi prinsip persaudaraan dalam membangun organisasi dan menciptakan ekosistem media yang sehat.
Hasil rapat kerja tersebut memuat rancangan program strategis, diantaranya Uji Kompetensi Wartawan (UWK), Techno Fest, serta SMSI Expo 2026.
Selain perumusan program, kegiatan itu juga diisi dengan evaluasi terhadap pengurus, anggota, serta kinerja keorganisasian SMSI Sumenep.
Evaluasi dilakukan untuk memperkuat profesionalisme dan peran media siber di daerah.
“Soliditas internal dan integritas menjadi kunci agar media siber tetap relevan dan dpat dipercaya publik,” pungkasnya.














