PASURUAN | SIGAP88 – Polres Pasuruan Kota terus menunjukkan komitmen memberantas praktik perjudian di wilayah hukumnya.

Berdasarkan laporan masyarakat dan pemberitaan di media daring, aparat melakukan penyisiran ke tiga lokasi yang disinyalir dijadikan tempat kegiatan terlarang itu.

Ketiga lokasi tersebut berada di Desa Sedarum Kecamatan Nguling, Desa Kejugjati Kecamatan Lekok, dan Pasar Baru Ngopak Kecamatan Grati.

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uli menegaskan, perjudian merupakan penyakit masyarakat yang dampaknya sangat luas. Selain melanggar hukum, praktik itu juga dapat merusak tatanan sosial dan perekonomian keluarga.

Baca Juga  Babinsa Koramil 0826-05 Larangan Dampingi Peternak Ayam Petelur di Desa Duko Timur

“Kami berkomitmen penuh memberantas segala bentuk perjudian, baik konvensional maupun daring. Upaya ini tidak bisa berjalan sendiri, sehingga kami mengajak seluruh elemen masyarakat ikut berperan aktif menjaga lingkungan masing-masing,” tegasnya, Kamis(4/6)

Tindakan penyisiran dilakukan Selasa (2/6) sekitar pukul 22.00 WIB. Gabungan tim yang terdiri dari Resmob Surapati serta jajaran Polsek Nguling, Grati, dan Lekok mengecek langsung ke lokasi yang dimaksud.

Saat tiba di tempat, petugas tidak menemukan adanya aktivitas perjudian yang sedang berlangsung.

Namun di Desa Sedarum, petugas menemukan sebuah tempat yang diduga pernah digunakan sebagai arena perjudian jenis capjiky. Di sana terlihat sisa-sisa peralatan yang berserakan.

Baca Juga  Masjid Miftahul Jihad Jombatan Jombang Sembelih Puluhan Hewan Kurban

Sebagai langkah pencegahan agar tempat itu tidak kembali dimanfaatkan untuk kegiatan serupa, aparat kemudian membongkar sarana yang diduga berkaitan dengan praktik terlarang tersebut. Seorang sumber yang enggan disebutkan identitasnya membenarkan tindakan itu.

“Di Sedarum memang dibongkar sarana yang diduga dipakai berjudi. Tapi untuk kegiatannya sendiri saat kami datang, tidak ada yang berlangsung,” kata sumber tersebut.

Sementara itu, Kapolsek Grati, AKP H. Prasetyo Budiarto, yang turut hadir dalam operasi tersebut menyatakan bahwa patroli semacam ini merupakan bagian dari upaya rutin kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Baca Juga  Blanko KTP-el Terbatas, Antrean Pencetakan di Kantor UPTD Dukcapil Arjasa Membeludak

“Kami menindaklanjuti informasi yang ada. Hasilnya, saat ditinjau tidak ditemukan aktivitas apa pun. Kami akan terus melakukan pengawasan agar situasi tetap kondusif,” tegasnya.

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE