SUMENEP | SIGAP88 – Suara selawat, tabuhan rebana, dan semangat ratusan pelajar menyatu dalam kemeriahan Pawai Muharram 1448 Hijriah yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Senin (29/6/2026) malam.

Dari depan Labang Mesem Keraton Sumenep, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo secara resmi mengibarkan bendera start sebagai tanda dimulainya pawai yang menjadi salah satu tradisi tahunan masyarakat Kota Keris.

Antusiasme warga tampak begitu tinggi. Sepanjang rute pawai dipadati masyarakat yang menyaksikan penampilan para peserta dengan beragam atribut Islami, mulai dari busana muslim, miniatur bernuansa keislaman, hingga berbagai kreativitas yang memperkuat syiar Islam sekaligus melestarikan tradisi lokal.

Pawai Muharram digelar sebagai momentum menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sekaligus mengajak masyarakat memperkuat nilai-nilai hijrah, meningkatkan keimanan, serta mempererat kebersamaan dan ukhuwah Islamiyah.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengapresiasi seluruh elemen masyarakat yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan tersebut, mulai dari panitia, tenaga pendidik, peserta didik hingga para orang tua.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumenep, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bersama-sama menyukseskan Pawai Muharram dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah,“ ujar Bupati Fauzi.

Menurutnya, Pawai Muharram bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan bagian dari upaya menjaga warisan budaya religius yang telah tumbuh dan mengakar di tengah masyarakat Sumenep selama bertahun-tahun.

“Pelaksanaan Pawai Muharram ini merupakan salah satu upaya untuk terus melestarikan budaya yang telah berlangsung bertahun-tahun di Kabupaten Sumenep,“ katanya.

Bupati Sumenep juga mengajak generasi muda menjadikan momentum Tahun Baru Islam sebagai pengingat untuk terus berhijrah menuju pribadi yang lebih baik, berakhlakul karimah, serta memiliki semangat membangun daerah dan bangsa.

“Tunjukkan bahwa kalian adalah generasi yang berakhlakul karimah dan siap menjadi generasi penerus bangsa yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan di masa depan,“ pesannya.

Ia memastikan Pemerintah Kabupaten Sumenep akan terus mempertahankan penyelenggaraan Pawai Muharram sebagai agenda tahunan yang menjadi identitas religius sekaligus budaya masyarakat.

“Pawai Muharram ini akan kita laksanakan setiap tahun selama saya menjadi Bupati,“ tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setdakab Sumenep, Kamiludin, menjelaskan Pawai Muharram tahun ini diikuti sekitar 750 siswa dari 30 lembaga pendidikan yang menampilkan berbagai kreativitas bernuansa Islami.

“Para peserta tampil dengan berbagai atribut Islami yang menghadirkan suasana religius sekaligus semangat menyambut Tahun Baru Hijriah,“ ungkap Kamiludin.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi tontonan masyarakat, tetapi juga mampu menumbuhkan kesadaran kolektif untuk terus memperkuat nilai-nilai spiritual dan kepedulian sosial.

“Peringatan Tahun Baru Islam menjadi momentum untuk mengajak masyarakat melakukan hijrah menuju perubahan yang lebih baik melalui penguatan keimanan, muhasabah, pembentukan karakter religius, serta mempererat ukhuwah Islamiyah antara pemerintah dan masyarakat,“ pungkasnya.