kalaksa BPBD Sumenep laili
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumenep, Drs. Ach Laili Maulidy

SUMENEP | SIGAP88 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur menyampaikan peringatan dini potensi cuaca ekstrem dan meminta masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana di wilayah itu agar meningkatkan kewaspadaan.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sumenep, Achmad Laili Maulidy menyampaikan bahwa sesuai dengan prakiraan BMKG (Badan Meteorologi klimatologi dan Geofisika) musim kemarau di tahun 2026 akan mengalami kemarau panjang dan akan mengalami fenomena El Nino.

Achmad Laili mengimbau kepada masyarakat berhati hati agar tidak terjadi kebakaran.

Baca Juga  Pemkab Jombang gandeng Bulog Salurkan Bantuan Pangan di Plandaan

Imbauan tersebut disampaikan Ach Laili bukan tidak beralasan, karena fenomena El Nino meningkatnya suhu di atas rata rata dan sangat berbahaya kalau tidak disikapi dengan bijak

“Fenomena El Nino mengakibatkan suhu diatas rata rata dan mengakibatkan pula kemarau panjang sehingga akan meningkatkan bencana jikalau masyarakat tidak berhati hati,” ujar Achmad Laili Maulidy. Selasa (28/04).

Dengan panjangnya siklus kemarau ucap Achmad Laili, masyarakat harus peka dengan tidak membuang sampah sembarangan.

“Masyarakat harus peka dengan tidak membuang sampah sembarangan dan kalau harus dibakar tetap dijaga sampai semua terbakar, juga dipastikan api tersebut mati,” tegasnya

Baca Juga  Penjualan BBM, Ketua BPD Kangayan Minta Warga Ikuti Imbauan Camat

Laili juga menegaskan bagi masyarakat perokok jangan membuang puntung rokok sembarangan karena berdampak terjadinya kebakaran.

Ia memaparkan yang perlu diperhatikan agar tidak terjadi kebakaran selama El Nino berlangsung dengan tidak membakar lahan dan sampah, kesiapsiagaan di lingkungan rumah dan pemukiman, mencegah kebakaran hutan dan lahan, dan tindakan kewaspadaan umum.

“Apabila melihat atau terjadi percikan api yang mengakibatkan kebakaran, segera laporkan ke pihak berwajib atau dinas pemadam kebakaran,” imbuhnya.

Baca Juga  Rapat Paripurna DPRD Sumenep Fraksi Gerindra - PKS Soroti Kesenjangan Pembangunan Daratan dan Kepulauan

Selain itu masyarakat di himbau agar patuhi larangan resmi pemerintah daerah terkait penggunaan api selama musim kemarau. 

“Himbauan ini kami lakukan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, dan tetap dalam keadaan aman dan tentram,” pungkasnya

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE