
TULUNGAGUNG | SIGAP88 — Satreskrim Polres Tulungagung menangkap dua pelaku pembobolan toko bangunan di Kecamatan Ngantru yang sempat melarikan diri ke Jawa Tengah.
Satreskrim Polres Tulungagung berhasil mengungkap kasus pembobolan toko bangunan di Kecamatan Ngantru yang terjadi pada awal Mei 2026. Dua pelaku berinisial IJ (38) dan SB (37) ditangkap setelah sempat melarikan diri ke wilayah Jawa Tengah.
Kasat Reskrim Polres Tulungagung, Iptu Andi Wiranata Tamba, mengatakan pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan pencurian dengan pemberatan yang diterima kepolisian. Sejak laporan masuk, penyidik melakukan serangkaian penyelidikan untuk melacak keberadaan para pelaku.
“Setelah dilakukan penyelidikan intensif, kami memperoleh informasi bahwa para pelaku berada di wilayah Jawa Tengah. Selanjutnya kami berkoordinasi dengan kepolisian setempat untuk melakukan penangkapan,” ujar Andi, Sabtu (13/6/2026).
Ditangkap di Dua Kabupaten
Upaya pengejaran membuahkan hasil pada Kamis (11/6/2026). Tim gabungan berhasil menangkap IJ di Kabupaten Pekalongan dan SB di Kabupaten Batang.
Saat hendak diamankan, pelaku melakukan perlawanan sehingga petugas mengambil tindakan tegas terukur sesuai prosedur untuk mengamankan situasi.
Setelah berhasil diamankan, keduanya langsung dibawa ke Polres Tulungagung guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi Dalami Dugaan Keterlibatan di Sejumlah Daerah
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, polisi menduga kedua pelaku terlibat dalam sejumlah kasus pencurian serupa di berbagai wilayah.
Modus yang digunakan tergolong sederhana namun terencana. Para pelaku diduga mengincar toko yang minim pengawasan pada malam hari, kemudian merusak akses masuk menggunakan alat tertentu sebelum membawa kabur barang-barang yang dianggap bernilai.
Polisi juga menduga para pelaku menggunakan kendaraan berukuran besar untuk mengangkut hasil curian sekaligus memudahkan mobilitas antarwilayah.
“Selama ini mereka berpindah-pindah dari satu daerah ke daerah lain sehingga proses pelacakan membutuhkan koordinasi lintas wilayah,” kata Andi.
Penyidikan Terus Dikembangkan
Saat ini kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan di Polres Tulungagung. Penyidik terus mendalami kemungkinan keterlibatan mereka dalam kasus serupa di daerah lain serta menelusuri adanya pihak lain yang diduga terlibat.
Selain itu, sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan masih dalam proses identifikasi guna melengkapi berkas perkara.
“Kami akan terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap kemungkinan tindak pidana lain yang dilakukan para pelaku,” pungkasnya.

















