KEDIRI | SIGAP88 — Bagi TNI, kedekatan dengan rakyat tidak cukup dibangun lewat seremoni. Kehadiran prajurit di tengah masyarakat harus terlihat dari kemampuan menjawab kebutuhan warga dan membantu menyelesaikan persoalan yang muncul di wilayah.

Komitmen itu ditegaskan Dandim 0809/Kediri Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah di sela momentum HUT ke-81 TNI di Yonif 521, Senin (5/10/2026).

Dhavid mengatakan, TNI akan berupaya hadir ketika masyarakat menghadapi persoalan yang membutuhkan dukungan. Menurutnya, kebutuhan warga di setiap wilayah berbeda sehingga kehadiran aparat kewilayahan harus menyesuaikan kondisi di lapangan.

“Apapun yang rakyat butuhkan, di situlah kita hadir,” tegas Dhavid.

Menurut dia, komitmen tersebut selama ini diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat. Di antaranya program TNI Manunggal Air, pembangunan sumur bor, pompa hidram, rehabilitasi rumah tidak layak huni, hingga penghijauan.

TNI juga ikut mendukung pembangunan fasilitas yang dibutuhkan warga, termasuk membantu pembangunan jembatan di sejumlah wilayah.

Bagi Dhavid, persoalan masyarakat tidak selalu harus menunggu menjadi masalah besar. Karena itu, warga di wilayah Kediri Raya diminta menyampaikan kebutuhan maupun keluhan kepada aparat kewilayahan agar dapat dicarikan solusi bersama sesuai kapasitas yang dimiliki.

“Apabila ada keluhan, silakan laporkan kepada kita. Selain kepada pemerintah daerah, insyaallah kita bisa membantu,” ujarnya.

Ia menilai hubungan erat antara prajurit dan masyarakat merupakan bagian penting dari kekuatan TNI di wilayah. Kepercayaan masyarakat, menurutnya, tidak dibangun hanya melalui pernyataan, tetapi melalui kehadiran dan kerja nyata ketika warga membutuhkan.

Dalam momentum HUT ke-81 TNI, Dhavid juga menekankan pentingnya memperkuat koordinasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.

Sinergi tersebut diperlukan agar persoalan di tengah masyarakat tidak berjalan sendiri-sendiri dan dapat ditangani melalui kolaborasi antarlembaga.

“Artinya penguatan sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah,” katanya.

Dhavid berharap semangat HUT ke-81 TNI tidak berhenti sebagai slogan tahunan. Menurutnya, semangat tersebut harus diterjemahkan menjadi kerja nyata, kepedulian terhadap persoalan warga, serta kolaborasi yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

Dengan pola itu, keberadaan TNI di wilayah tidak hanya hadir ketika negara membutuhkan kekuatan pertahanan, tetapi juga ketika masyarakat membutuhkan dukungan dalam menghadapi persoalan sehari-hari.

☕
Traktir Kopi SIGAP88
Dukung SIGAP88 untuk terus menghadirkan informasi yang akurat dan terpercaya.
Dukung SIGAP88
📰 Baca Versi E-Paper
Baca berita ini dalam tampilan koran digital SIGAP88.
BUKA VERSI KORAN

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses