
JOMBANG | SIGAP88 – Kabupaten Jombang, Jawa Timur, kembali mengukir prestasi di tingkat nasional. Pada Rabu, 25 Februari 2026, Jombang menerima penghargaan bergengsi di bidang pengelolaan sampah dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia, Dr. Hanif Faisol Nurofin.
Penghargaan tersebut diberikan dalam sebuah acara yang diselenggarakan di Gedung Balai Kartini, Jakarta, sebagai apresiasi atas keberhasilan daerah ini dalam mengelola sampah secara berkelanjutan.
Bupati Jombang Warsubi, yang hadir langsung untuk menerima penghargaan tersebut, mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian ini. Sertifikat yang diterima Kabupaten Jombang bertuliskan “Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih”, dengan nilai 65,47, yang menempatkan Jombang di posisi ke-16 terbaik se-Indonesia.
Penghargaan ini merupakan hasil evaluasi mendalam sepanjang tahun 2025, yang menilai berbagai aspek pengelolaan sampah mulai dari kebijakan, anggaran, sumber daya manusia, hingga infrastruktur yang memadai.
Selain sertifikat, Kabupaten Jombang juga menerima hadiah tambahan berupa tiga unit motor roda tiga untuk mendukung operasional persampahan di lapangan. Penyerahan simbolis motor roda tiga ini dilakukan oleh Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Diaz Faisal Malik Hendropriyono.
Bupati Warsubi menekankan bahwa keberhasilan ini bukan hanya hasil kerja pemerintah, tetapi merupakan buah dari kerja keras dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
“Penghargaan ini adalah hasil kerja kolektif. Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh perangkat daerah, instansi, kader lingkungan, penggiat lingkungan, kader PKK, desa, kelurahan, tenaga kebersihan, serta seluruh masyarakat yang telah mendukung pengelolaan sampah dari rumah tangga sampai dengan di hilir TPA Sampah,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati Warsubi berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Tentunya penghargaan ini menjadi penyemangat buat kita semua untuk terus berkolaborasi menyelesaikan permasalahan sampah. Ini adalah bentuk tanggung jawab kita bersama, mulai dari mengurangi, memilah, hingga mengolah sampah dari sumbernya, baik di rumah, sekolah, kantor, maupun lingkungan masing-masing,” pungkasnya.














