SURABAYA | SIGAP88 — Kabar duka menyelimuti dunia advokat Indonesia. Advokat Muhammad Sholeh, S.H., yang akrab disapa Cak Sholeh dan dikenal sebagai pendiri komunitas No Viral No Justice, dikabarkan meninggal dunia pada Jumat (7/8/2026).

Informasi wafatnya Cak Sholeh pertama kali beredar melalui unggahan resmi keluarga besar komunitas No Viral No Justice di media sosial. Dalam unggahan tersebut, disampaikan doa agar almarhum memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.

“Semoga Allah menerima amal ibadahnya, diberikan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” demikian isi unggahan belasungkawa tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak keluarga mengenai penyebab wafatnya Cak Sholeh.

Sementara dalam WhatsApp Grup beredar pengumuman bahwa jenazah Cak Sholeh akan dimakamkan di Pasuruan.

Semasa hidupnya, Cak Sholeh dikenal sebagai salah satu advokat yang vokal memperjuangkan hak-hak masyarakat, khususnya di Jawa Timur. Namanya kerap menghiasi pemberitaan nasional karena menangani berbagai perkara yang menyita perhatian publik, mulai dari dugaan malapraktik, sengketa pelayanan publik, hingga beragam perkara pidana maupun perdata.

Dalam beberapa tahun terakhir, ia juga dikenal luas melalui gerakan No Viral No Justice, sebuah slogan yang menjadi simbol perjuangannya dalam mengawal berbagai persoalan hukum yang dinilai belum memperoleh keadilan. Lewat pendampingan hukum dan media sosial, Cak Sholeh aktif mengadvokasi berbagai kasus yang mendapat perhatian masyarakat.

Kepergian Cak Sholeh meninggalkan duka mendalam. Ucapan belasungkawa terus mengalir dari kalangan advokat, tokoh masyarakat, klien, hingga warganet yang mengenal kiprah dan dedikasinya dalam memperjuangkan keadilan.

Selamat jalan, Cak Sholeh. Semoga husnul khatimah dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.

SebelumnyaDPRD Kabupaten Pasuruan Lanjutkan Pembahasan Raperda Non APBD 2026, Bupati Jawab Seluruh Pandangan Fraksi
Abdul Hanan
Abdul Hanan merupakan pendiri dan Penanggung Jawab SIGAP88 yang menginisiasi berdirinya media tersebut pada tahun 2012. Selama lebih dari satu dekade, ia aktif mengembangkan media digital dan mengelola jaringan pemberitaan yang berfokus pada isu hukum, pemerintahan, ekonomi, pendidikan, sosial kemasyarakatan, dan pembangunan daerah. Sebagai pengelola media, Abdul Hanan memiliki pengalaman dalam manajemen redaksi, pengembangan platform digital, optimasi publikasi berita, serta penguatan ekosistem media online di Jawa Timur. Melalui SIGAP88, ia berkomitmen menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat, sekaligus mendukung keterbukaan informasi publik dan literasi digital di Indonesia.