
SURABAYA | SIGAP88 — Doa untuk para korban musibah tenggelamnya KMP Virgo Transport 8 kembali menggema dari kawasan Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.
Kamis malam (17/9/2026), suasana di Posko Terpadu Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara (GSN) berbeda dari biasanya. Selepas salat Isya sekitar pukul 19.30 WIB, jemaah berkumpul dalam satu majelis untuk mendoakan para korban sekaligus menguatkan keluarga yang masih menunggu kabar orang-orang tercinta.
Tausiyah dan doa bersama itu digelar sebagai bentuk solidaritas antarinstansi dan komunitas maritim atas musibah KMP Virgo Transport 8 yang melayani rute Surabaya–Banjarmasin dan mengalami kecelakaan di perairan Laut Jawa.
Kegiatan tersebut diinisiasi Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) Jawa Timur, Anak Muda Bubuhan Banjar (AMBB) Jatim, dan Majelis Taklim (MT) Sirrul Qulub Surabaya.
Abuya Dhanigemoy memimpin langsung rangkaian tausiyah dan doa. Hadir pula sejumlah jemaah, perwakilan keluarga korban, serta komunitas dan paguyuban, termasuk Gerakan Sopir Jawa Timur (GSJT).
Bacaan Al-Fatihah dan doa dipanjatkan bagi korban yang telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Namun, doa malam itu juga diarahkan untuk mereka yang hingga kini masih dalam pencarian.
Harapannya, seluruh personel SAR gabungan yang berada di lapangan diberikan keselamatan, kekuatan, dan kelancaran dalam menjalankan operasi pencarian, termasuk penyisiran bawah air atau underwater search.
Bagi keluarga korban, proses pencarian bukan sekadar operasi kemanusiaan. Setiap informasi dari lapangan menjadi penantian panjang untuk mendapatkan kepastian mengenai nasib anggota keluarga mereka.
Solidaritas juga sebelumnya ditunjukkan komunitas rekan sopir melalui aksi tabur bunga di kawasan dermaga Pelabuhan Tanjung Perak, Selasa (15/9/2026) siang. Aksi tersebut menjadi simbol penghormatan sekaligus ungkapan duka atas musibah yang menimpa KMP Virgo Transport 8.
Di tengah suasana duka tersebut, Pelindo memastikan Posko Terpadu di Terminal Penumpang GSN tetap difungsikan untuk mendukung penanganan musibah.
Branch Manager Kalimas Pelindo Multi Terminal, Ana Adiliya, menyampaikan belasungkawa kepada seluruh korban dan keluarga yang terdampak.
“Kami atas nama manajemen Pelindo menyampaikan duka cita yang sangat mendalam atas musibah yang menimpa KMP Virgo Transport 8. Pelindo berkomitmen penuh untuk memfasilitasi dan menyediakan ruang di Terminal Penumpang GSN sebagai Posko Terpadu informasi dan pelayanan penanganan musibah ini.”
Menurut Ana, keberadaan posko tidak hanya diperuntukkan bagi kegiatan doa dan penguatan spiritual keluarga korban. Posko tersebut juga menjadi bagian dari koordinasi penanganan musibah.
“Posko Terpadu ini aktif selama 24 jam penuh untuk koordinasi dengan tim SAR, update manifes resmi, serta pendampingan Tim DVI Polda Jatim. Selain memfasilitasi tempat untuk doa bersama dan penguatan spiritual keluarga korban,” ujarnya.
Ana berharap ikhtiar seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan musibah tersebut dapat berjalan lancar dan memberikan ketabahan bagi keluarga korban.
“Semoga ikhtiar dan doa kita bersama dapat memberikan ketabahan serta kekuatan bagi seluruh keluarga yang ditinggalkan,” tuturnya.
Hingga kini, Terminal Penumpang GSN Pelabuhan Tanjung Perak tetap menjalankan fungsi Posko Terpadu. Selain menyediakan informasi resmi terkait manifes penumpang, posko juga memfasilitasi proses antemortem oleh Tim DVI Polda Jatim serta melayani kebutuhan keluarga korban selama proses pemantauan dan evakuasi lanjutan berlangsung.
Di tengah pencarian yang masih berjalan, doa bersama menjadi salah satu bentuk ikhtiar lain yang dilakukan masyarakat. Bukan untuk menggantikan kerja tim di lapangan, melainkan untuk menguatkan mereka yang sedang berjuang mencari dan mereka yang masih menunggu kepastian.
Bagi keluarga korban, harapan itu masih tetap menyala: setiap pencarian membawa kemungkinan ditemukannya anggota keluarga dan setiap doa menjadi penguat untuk menghadapi masa yang berat.















