PAMEKASAN | SIGAP88 – Babinsa Koramil 0826-05 Larangan, Serma Muhammad Mudhar melaksanakan pendampingan dengan memantau kegiatan panen padi milik Imam Mustofa di Dusun Timur Lorang, Desa Peltong, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Sabtu (11/4)

Kegiatan tersebut berlangsung di lahan sawah milik Kelompok Tani Jaya Peltong dengan suasana gotong royong bersama warga setempat.

Dalam kegiatan tersebut, proses panen padi dilakukan menggunakan alat modern jenis Combine Harvester yang dinilai sangat efektif untuk kondisi lahan berlumpur.

Baca Juga  Selamatkan Ibu dan Bayi, Pasien Persalinan Apresiasi Tim Medis RSUD dr H Moh Anwar Sumenep

Penggunaan alat ini mampu mempercepat proses panen dibandingkan cara manual, serta menghasilkan gabah yang lebih bersih karena terpisah dari kotoran.

Selain itu, penggunaan alat ini juga dinilai lebih efisien dalam menekan biaya operasional petani.

Serma Muhammad Mudhar mengatakan bahwa penggunaan Combine Harvester saat ini menggunakan sistem sewa yang cukup membantu petani dalam meningkatkan hasil panen.

“Dengan alat ini, proses panen menjadi lebih cepat, hasil gabah juga lebih bersih, dan biaya bisa lebih hemat,” ujarnya.

Baca Juga  Listrik Sering Padam Aktifitas Terganggu, Kinerja PLN Dikeluhkan Masyarakat Pulau Kangean

Ia juga mengingatkan agar dalam penggunaannya tetap mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan kerja.

“Keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan pertanian,” terangnya.

Lebih lanjut, Babinsa juga mendorong para petani untuk melanjutkan penanaman padi pada musim berikutnya guna mendukung program pemerintah dalam ketahanan pangan.

“Kami mengajak petani untuk segera melakukan tanam padi kedua, karena di Desa Peltong sudah banyak tersedia sumur bor, baik milik pribadi maupun bantuan dari pemerintah,” tambahnya.

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE