KEDIRI | SIGAP88 — Persoalan hama dan gulma yang mengganggu tanaman menjadi perhatian petani di Desa Ngadiluwih, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri. Di tengah masa perawatan tanaman, petani mendapat pendampingan langsung dari jajaran Polsek Ngadiluwih, Kamis (17/9/2026).
Kapolsek Ngadiluwih AKP Budi Winariyanto bersama Bhabinkamtibmas Desa Ngadiluwih Aipda M. Hipal turun langsung ke lahan pertanian warga. Kehadiran mereka tidak sekadar melihat kondisi tanaman, tetapi ikut membantu petani melakukan perawatan.
Sejumlah persoalan yang dihadapi petani juga dibahas dalam kesempatan tersebut. Salah satunya menyangkut keberadaan hama dan gulma yang berpotensi mengganggu pertumbuhan tanaman serta berdampak terhadap hasil panen.
“Kami hadir di tengah-tengah petani bukan hanya untuk memantau, tetapi juga ikut membantu merawat tanaman dan berdiskusi langsung mengenai penanganan hama maupun gulma yang kerap menyerang tanaman warga,” kata AKP Budi Winariyanto.
Menurutnya, komunikasi langsung dengan petani diperlukan untuk mengetahui kondisi pertanian dari lapangan. Dengan begitu, kendala yang muncul selama masa tanam dapat diketahui lebih awal dan dicarikan langkah penanganannya bersama.
Pendampingan tersebut sekaligus menjadi bagian dari keterlibatan Polsek Ngadiluwih dalam mendukung ketahanan pangan di wilayahnya.
Bagi petani, perawatan tanaman menjadi salah satu tahapan penting sebelum memasuki masa panen. Gangguan hama maupun gulma yang tidak segera ditangani dapat memengaruhi pertumbuhan tanaman dan pada akhirnya berimbas terhadap produktivitas lahan.
Polsek Ngadiluwih berharap komunikasi antara petani dan aparat di tingkat desa terus terjaga. Selain membantu mengetahui persoalan yang muncul di lahan, hubungan tersebut diharapkan mempercepat koordinasi apabila petani menghadapi kendala yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Langkah sederhana dari lahan pertanian itu menjadi bagian dari upaya menjaga produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat di Kecamatan Ngadiluwih.


















