
Surabaya | SIGAP88 — PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menggelar kuliah umum dengan tema Internal Control Over Financial Reporting atau pengendalian internal atas laporan keuangan.
Kegiatan yang digelar Senin (8/6) di Kantor TPS ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi Akuntansi Universitas Airlangga (UNAIR), sebagai bentuk jembatan antara teori di bangku kuliah dengan praktik nyata di dunia usaha.
Materi disampaikan langsung oleh Direktur Keuangan, Sumber Daya Manusia, dan Manajemen Risiko TPS, Sapto Wasono Soebagio.
Dalam paparannya, ia menekankan bahwa sistem pengendalian internal bukan sekadar prosedur administrasi, melainkan tulang punggung yang menjamin keandalan, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan keuangan perusahaan. Hal ini menjadi syarat mutlak bagi penerapan tata kelola perusahaan yang baik.
“Pemahaman yang kuat terkait internal control over financial reporting sangat penting bagi calon akuntan. Pengendalian internal yang efektif tidak hanya membantu mencegah kesalahan dan kecurangan, tetapi juga memastikan bahwa laporan keuangan dapat dipercaya sebagai dasar pengambilan keputusan,” ujar Sapto.
Kuliah umum ini dirancang tidak hanya sebagai sesi penyampaian materi, tetapi juga ruang diskusi interaktif.
Para mahasiswa diberi kesempatan untuk bertanya langsung mengenai tantangan yang sering dihadapi dalam menerapkan sistem pengendalian di lingkungan perusahaan, serta solusi praktis yang dapat diterapkan.
Melalui interaksi tersebut, mahasiswa mendapatkan gambaran nyata bagaimana konsep akuntansi yang dipelajari di kampus dijalankan dalam skala operasional perusahaan.
Sementara, Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi, dalam keterangan tertulisnya yang diterima redaksi sigap88.com, Rabu (10/6) menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan perwujudan komitmen perusahaan dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan.
Menurutnya, kerja sama antara sektor usaha dan perguruan tinggi menjadi faktor kunci untuk mencetak lulusan yang tidak hanya paham teori, tetapi juga siap menghadapi dinamika dunia kerja.
“Kami meyakini bahwa kolaborasi antara dunia usaha dan dunia pendidikan memiliki peran penting dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten dan siap bersaing. Melalui kegiatan ini, TPS ingin memberikan kontribusi nyata dengan berbagi pengalaman dan praktik terbaik kepada mahasiswa,” ungkap Erika.
Ia menambahkan, kegiatan serupa akan terus diupayakan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan, khususnya dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.
Harapannya, wawasan yang diperoleh mahasiswa dapat diaplikasikan kelak saat mereka terjun ke dunia profesional, sehingga mampu berkontribusi dalam menciptakan praktik pengelolaan keuangan yang sehat dan berintegritas.















