SURABAYA | SIGAP88 – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus menggenjot penataan Kebun Binatang Surabaya (KBS).

Saat ini, pekerjaan difokuskan pada peremajaan area luar atau plaza yang terletak di sisi selatan dan utara kawasan wisata tersebut.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Surabaya, Iman Krestian, menegaskan bahwa hingga kini pengerjaan belum menyentuh zona inti atau bagian dalam kebun binatang.

Salah satu titik utama yang dibenahi adalah plaza di sekitar Patung Sura dan Baya di sisi selatan.

“Yang menjadi prioritas kami adalah area luar yang bukan zona utama di dalam KBS. Di plaza Patung Sura dan Baya misalnya, kami melakukan pengecatan dinding sekaligus perbaikan fasilitas di sana,” terang Iman, Selasa (9/6/2026).

Baca Juga  HUT Ke-46 Perpusnas RI, Gubernur Jatim Ajak Masyarakat Jadikan Membaca sebagai Gaya Hidup

Ia menjelaskan, pembenahan yang dilakukan tidak hanya sekadar mempercantik tampilan.

Berbagai aspek teknis juga mendapat perhatian, mulai dari perbaikan saluran drainase, penebangan pohon yang mengganggu, hingga pembersihan lingkungan secara menyeluruh.

“Semua pekerjaan ini masih berjalan terus hingga selesai nanti,” tambahnya.

Sementara untuk perbaikan bagian fasad utama bangunan, diserahkan sepenuhnya kepada Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) KBS.

Menurut Iman, pekerjaan berskala besar seperti ini membutuhkan anggaran yang tidak sedikit dan merupakan tanggung jawab pengelola.

Baca Juga  Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur Jatim Tanam Pohon dan Dorong Pengelolaan Sampah Modern

“Untuk perbaikan utama seperti fasad, dikerjakan oleh pihak KBS sendiri karena nilainya besar dan masuk dalam aset mereka,” katanya.

Hingga saat ini, progres pembangunan masih berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

Pengerjaan yang dimulai sejak April 2026 ditargetkan selesai dalam waktu enam bulan. “Targetnya tetap enam bulan sesuai rencana awal,” tegasnya.

Penataan ini memiliki tujuan ganda, yakni memperbarui tampilan agar KBS terlihat lebih rapi dan nyaman dikunjungi, sekaligus mendukung pengembangan konsep night zoo.

Baca Juga  Luncurkan Perbup Skrining Aktif, Pemkab Jombang Canangkan Gerakan "Jombang SAE" Wujudkan Daerah Bebas TBC 2030

Inisiatif ini merupakan arahan langsung Walikota Surabaya, Eri Cahyadi.

“Pak Wali Kota menginginkan konsep night zoo bisa tersaji lebih menarik bagi warga. Dengan tampilan yang lebih segar, kami berharap minat masyarakat untuk berkunjung semakin meningkat, baik di siang maupun malam hari, sehingga bisa dipromosikan secara lebih luas,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE