JOMBANG | SIGAP88 — Ketahanan pangan tidak hanya dibangun melalui kebijakan dan program besar. Di tingkat paling dekat dengan masyarakat, upaya itu juga dijaga melalui pendampingan langsung terhadap petani dan lahan pertanian.
Anggota Polsek Sumobito, Polres Jombang, turun langsung memantau perkembangan tanaman jagung binaan di lahan milik Suradi, Dusun Bakalan, Desa Bakalan, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Sabtu (18/7/2026).
Lahan seluas sekitar 2.800 meter persegi tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Kegiatan tersebut tidak berhenti pada pengecekan kondisi tanaman. Kehadiran anggota Polsek Sumobito di lahan pertanian juga menjadi bagian dari upaya memastikan proses budidaya berjalan optimal hingga memasuki masa panen.
Pemantauan dilakukan dengan melihat perkembangan tanaman jagung sekaligus mengidentifikasi berbagai kemungkinan kendala yang dapat memengaruhi produktivitas lahan.
Langkah tersebut penting karena persoalan yang ditemukan sejak awal dapat segera ditindaklanjuti melalui koordinasi dan pendampingan bersama. Dengan demikian, potensi gangguan terhadap pertumbuhan tanaman dapat diminimalkan.
Dalam konteks yang lebih luas, pendampingan terhadap lahan pertanian menjadi salah satu bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Kapolsek Sumobito AKP Tri Sula Hadi Warjianto mengatakan, pemantauan lahan jagung tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan.
Menurutnya, pendampingan secara rutin diperlukan untuk memastikan tanaman tumbuh dengan baik sekaligus mengantisipasi berbagai persoalan yang mungkin muncul selama proses budidaya.
“Melalui pengecekan dan pendampingan secara rutin, kami ingin memastikan tanaman jagung binaan dapat tumbuh dengan baik hingga masa panen. Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga berupaya mendukung para petani dalam mewujudkan ketahanan pangan yang kuat,” ujar AKP Tri Sula Hadi Warjianto, mewakili Kapolres Jombang.
Ia berharap sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat dapat terus diperkuat. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar pendampingan terhadap petani tidak berhenti pada kegiatan monitoring, tetapi juga mampu mendorong peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat.
Melalui monitoring dan pendampingan tersebut, perkembangan tanaman jagung diharapkan dapat terus terpantau hingga memasuki masa panen.
Berbagai kendala yang berpotensi menghambat pertumbuhan tanaman juga diharapkan dapat diketahui lebih awal untuk kemudian dicarikan solusi secara bersama-sama.
Lebih dari sekadar pengecekan lahan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kolaborasi antara aparat kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menjaga produktivitas pertanian.
Dari lahan seluas 2.800 meter persegi di Desa Bakalan, upaya memperkuat ketahanan pangan itu dijalankan melalui langkah sederhana namun berkelanjutan: hadir, memantau, dan mendampingi petani hingga tanaman mencapai masa panen.

















