Sumenep | Sigap88 – Sekitar 43 warga dusun Panileh RT 01 dan RT 02 RW 007 Desa Gapura Tengah mendapat bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa timur berupa sembako dan sejumlah uang tunai, pasca meluapnya sungai kampung Panileh yang sempat merendam rumah warga. Jum’at (11/02).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep Ir Edy Rasyadi. M.Si didampingi oleh Kabag, asisten, Kepala Dinas Komifo, Kepala Dinas PU Bina Marga, Forpimka Gapura, Kepala Desa Gapura Tengah menyampaikan, ikut prihatin terjadinya bencana meluapnya Sungai kampung Panileh.

Baca Juga  Lapas Kelas III Arjasa Tingkatkan Layanan Sepenuh Hati

Menurutnya,meluapnya sungai kampung Panileh dikarenakan curah hujan pada saat ini sangat tinggi dan kebetulan air laut pasang.

“Semoga musibah ini yang pertama dan yang terakhir, semuga bantuan ini bisa mengurangi beban para warga yang terdampak bencana,” kata Edy Rasyadi

Disampaikan oleh Sekda, apabila ada yang belum terdata atau belum mendapatkan bantuan, dapatnya pihak Desa atau Camat bisa memberikan bantuan lanjutan. “Bupati menugaskan Dinas terkait untuk menelusuri penyebab terjadinya banjir,,” jelasnya.

Untuk menanggulangi banjir tersebut menurut Edy perlu adanya pengkajian seperti, adanya penyempitan sungai dan sebagainya.

Baca Juga  Pengunjung Puskesmas Ganding Keluhkan Lahan Parkir, Ini Tanggapan Dinkes P2KB Sumenep

“Ada beberapa titik jalan yang sangat rawan banjir, sehingga akses antar desa dan kecamatan sangat mengganggu sehingga diperlukan survei agar jalan tersebut tidak terganggu oleh banjir,” tuturnya

Saat ini ungkap Edy, diperlukan bagaimana penanggulangan banjir dikarenakan ada tebing sungai yang ambles dan penyempitan sungai, jadi nantinya hasil survei yang akan menentukan.

Sementara itu Kepada Dinas PU Bina Marga Eri Susanto, M.Si menyampaikan, saat ini staf kami telah turun kelapangan untuk mengkaji apa yang perlu dilakukan agar tidak terjadi banjir.

Baca Juga  Yankes Bergerak Jatim Tangani 38 Pasien Operasi Mata di Pulau Raas

“Staf masih melakukan survei lapangan dan nantinya akan kami kaji, apa yang perlu dilakukan agar tidak terjadi lagi luapan air sungai,” tukasnya.

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE