
SUMENEP | SIGAP88 – Gedung Puskesmas Ganding yang baru ditempati sejak awal tahun 2026 telah mengalami peningkatan signifikan mengenai rawat inap maupun rawat jalan
Namun dibalik trend kunjungan pasien, fasilitas lokasi lahan parkir menjadi keluhan dari masyarakat
Pasalnya, dihalaman gedung Puskesmas Ganding tidak ada fasilitas lahan parkir, sehingga keluarga pasien yang mengunjungi memarkir kendaraannya sembarangan.
Samsul, warga Desa Talage mengatakan, gedung dan alat serta pelayanan sangat representatif sekali, sehingga ada kepuasan tersendiri mengenai pelayanan kesehatan kepada masyarakat
“Kami sangat mengapresiasi sekali terhadap sarana dan prasarana yang ada di puskesmas Ganding, apalagi mengenai pelayanan sangat maksimal, akantetapi yang perlu diperhatikan tentang keamanan dan parkir,” kata Samsul. Rabu (22/04).
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Sumenep drg. Ellya Fardasah, melalui Kabid SDK Moh. Nur Insan mengatakan, saat ini mengenai pengembangan pembangunan di Puskesmas Ganding masih dalam tahap pengajuan
“Pembangunan Pemagaran dan pavingisasi Puskesmas masih dalam pengusulan, diterima tidaknya itu masih belum ada keputusan,” kata Nur Insan. Rabu (22/04).
Menurutnya, yang paling urgent adalah tentang keamanan, pihaknya mendahulukan pemagaran, sementara mengenai tempat parkir, puskesmas bisa bangun sendiri, rapi mungkin untuk parkir Ambulance dan petugas Puskesmas.
“Mengenai pemagaran kami tetap koordinasi dengan leading sektor seperti Bapeda dan yang lain, tapi yang pasti kami tetap mengusulkan semua ini demi masyarakat,” ujarnya.
Nur Insan menjelaskan mengenai soal parkir pengunjung Puskesmas Ganding, pihaknya mengusulkan dikerjasamakan dengan pihak desa
“Balai desa yang berhadapan dengan Puskesmas dapat memanfaatkan lokasi lahan parkir bagi pengunjung Puskesmas, apalagi wilayah tersebut banyak tanah kas desa“ tuturnya
“Dengan begitu Puskesmas tidak ada pungutan parkir atau restribusi, kalau desa yang memanfaatkan itu tergantung pihak desa,” terangnya.
Terpisah, Kepala Desa Ketawang Larangan, Seini, mengatakan pihaknya akan memanfaatkan lahan milik desa untuk di jadikan lokasi parkir
“Kami akan memanfaatkan lahan untuk dijadikan lokasi parkir agar pasien dan keluarga pasien yang membawa kendaraan bisa terparkir dengan aman dan nyaman,” kata Seini
Nantinya, ucap Seini, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak terkait seperti Forpimcam Ganding mengenai parkir tersebut
“Mengenai pungutan restribusi parkir akan kami bahas di tingkat desa dan kalau perlu keputusannya akan di Perdeskan,” tegasnya














