SUMENEP | SIGAP88 – Sebanyak tiga desa di Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menjadi pilot project sebagai ‘Desa Cantik 2026’

Program ini merupakan inisiatif nasional yang terus dikembangkan di berbagai daerah di Indonesia guna memperkuat budaya statistik di tingkat pemerintahan desa

Selain itu, Program Desa Cantik merupakan langkah strategis untuk memperkuat tata kelola data di tingkat desa sebagai landasan perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran

Tiga desa yang menjadi pilot project ‘Desa Cantik 2026’ yakni Desa Ketawang Karay, Desa Bata’al Timur, dan Desa Billapora Barat.

Desa-desa tersebut diharapkan menjadi model dalam penguatan sistem data yang dapat direplikasi ke wilayah lain.

Camat Ganding Abdul Khalid, mengatakan, tiga desa di Kecamatan Ganding secara khusus di jadikan pilot project oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Sumenep.

Baca Juga  Prabowo Optimis Indonesia Siap Hadapi Krisis Energi Global di Tengah Ketidakpastian Dunia

“Tiga desa di Kecamatan Ganding dijadikan pilot project dalam rangka Desa Cantik diantaranya, Desa Ketawang Karay, Bata’al Timur, dan Desa Billapora Barat,” kata Abdul Khalid. Rabu (22/04/2026).

Abdul Khalid menjelaskan, ketiga desa tersebut keberhasilannya dengan upaya yang sangat tinggi dan komitmen tinggi menyuguhkan melalui data statistik dalam meningkatkan pembangunan desanya.

“Alhamdulillah melalui pendampingan dari BPS Kabupaten Sumenep bagaimana desa cantik ini benar benar secara optimal bisa dilaksanakan,” ujarnya.

Karena, kata Khalid harus ada kapasitas, kompetensi dari aparatur desa yang ada.

“Jadi semua perangkat desa harus paham dengan statistik, dan ada operator desa mengenai statistik yang disebut agen desa cantik“ terangnya

Baca Juga  Jaga Kesehatan Tubuh, Dinkes P2KB Sumenep Lakukan Gerakan Bike to Work

Khalid berharap melalui Desa Cinta Statistik atau Desa Cantik, bisa mendukung dan memperkuat tentang data desa. “Pemerintah berkehendak setiap desa menjadi DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional),” jelasnya

Dengan harapan, desa cantik bisa memperkuat tentang data masing masing desa, sehingga data yang dikumpulkan oleh desa betul betul akurat,

“Melalui data yang akurat yang di sampaikan oleh desa Cantik, yang dapat terintegrasi ke statistik provinsi maupun pusat dan menetapkan pembangunan yang tepat sasaran,” tegasnya

Khalid menambahkan, melalui desa cantik ini dapat terakomodir pembangunan apa yang perlu di realisasikan di desanya baik oleh Kabupaten, provinsi dan pusat

“Segala program yang akan turun ke desa akan dapat terpantau melalui statistik, sehingga program dapat dipertanggungjawabkan secara efektif dan efisien, tepat sasaran dalam setiap kegiatan,” imbuhnya

Baca Juga  Pasca Lebaran Idul Fitri, Pasar Hewan Lenteng Sumenep Membludak

Ia berharap pula, semua desa dapat dan mampu menjadi desa cantik agar data tersebut betul betul akurat dan pembangunan tepat sasaran.

“Tiga desa di kecamatan Ganding sebagai pilot project bisa menjadi penyemangat dan bisa menjadi getoktularkan kepada desa yang lain, sehingga data betul betul akurat dan arah pembangunan tepat sasaran,” harapnya

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE