SUMENEP | SIGAP88 – Layanan spesialis dalam kegiatan Pelayanan Kesehatan Bergerak atau Yankes Bergerak Jatim di Pulau Raas, Kabupaten Sumenep, Senin (13/4/2026), menghadirkan pelayanan kesehatan mata bagi masyarakat setempat.

Sebanyak 96 pasien mengikuti skrining, dengan hasil 38 pasien menjalani tindakan operasi yang terdiri dari 21 kasus katarak dan 17 kasus pterigium (daging tumbuh).

Selain itu, sebanyak 36 pasien menerima bantuan kacamata, meliputi 12 penderita miopia, 23 pengguna kacamata baca, dan 1 pasien plano.

dr. Aquirina Caesari Putri, Sp.M, Dokter RS Mata Masyarakat Jawa Timur yang tergabung dalam Tim Yankes Bergerak Jatim, menyampaikan bahwa proses skrining awal dalam kegiatan ini berjalan sangat baik sehingga pasien yang dirujuk untuk operasi benar-benar sesuai dengan indikasi medis dan kelayakan tindakan.

Baca Juga  Babinsa Koramil 0826-10 Waru Dampingi Penyaluran Bantuan Pangan dari Bulog

“Hal ini terlihat dari tingginya angka pasien yang akhirnya menjalani operasi, yakni lebih dari 80 persen dari total yang telah diskrining. Hanya sebagian kecil yang tidak jadi dioperasi karena pertimbangan medis,” ujarnya.

Ia menambahkan, kasus yang paling banyak ditemukan di Pulau Raas didominasi oleh katarak dan pterigium dengan tingkat keparahan yang cukup tinggi.

Menurutnya, sebagian besar pasien katarak sudah berada pada tahap matang dengan kondisi lensa yang cukup keras, sementara pada kasus pterigium banyak ditemukan jaringan yang telah melekat kuat sehingga membutuhkan penanganan lebih kompleks.

“Kondisi ini umum terjadi pada masyarakat yang tinggal di wilayah dengan paparan panas dan sinar ultraviolet tinggi.” jelasnya.

Baca Juga  Babinsa Koramil 0826-05 Larangan Komsos di Dusun Budagan

Sementara itu, dr. Elsa Rendyta, Sp.M, Dokter RS Mata Masyarakat Jawa Timur yang juga tergabung dalam Tim Yankes Bergerak, menjelaskan bahwa pelaksanaan pelayanan kesehatan mata dalam kegiatan PKB di Pulau Raas berjalan dengan lancar, mulai dari tahap skrining hingga tindakan operasi.

“Seluruh rangkaian pelayanan dapat terlaksana dengan baik berkat koordinasi yang solid antara tim dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, serta tenaga kesehatan di Puskesmas Raas,” ungkapnya.

Ia menambahkan, penanganan katarak dan pterigium yang dilakukan memberikan dampak positif bagi pasien.

“Pasien yang sebelumnya mengalami gangguan penglihatan menunjukkan perbaikan signifikan pascaoperasi, sehingga dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari secara mandiri,” katanya.

Baca Juga  Babinsa Koramil 0826-06 Pademawu Dampingi Giat Posyandu di Dusun Mondung

Kasus gangguan penglihatan yang ditemukan dalam kegiatan ini umumnya disebabkan oleh paparan sinar ultraviolet, faktor usia (degeneratif), radikal bebas, serta penyakit penyerta seperti diabetes

Kehadiran layanan spesialis ini diharapkan dapat terus berlanjut guna meningkatkan akses pelayanan kesehatan mata bagi masyarakat di wilayah kepulauan

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE