BANGKALAN | SIGAP88 – Pulau Madura menjadi lokasi dimulainya Karya Bhakti Skala Besar TNI AD, sebuah program terpadu yang menggabungkan pembangunan infrastruktur dengan berbagai kegiatan sosial untuk masyarakat. Pembukaan program berlangsung di Alun-alun Bangkalan, Senin (6/7/2026), dan menandai dimulainya rangkaian kegiatan di empat kabupaten di Madura.
Program tersebut melibatkan kolaborasi TNI, pemerintah daerah, Polri, mahasiswa, santri, hingga organisasi kemasyarakatan. Selain membangun infrastruktur, kegiatan juga difokuskan pada pelayanan sosial yang menyasar kebutuhan masyarakat, mulai dari sektor kesehatan, pendidikan, hingga penyediaan fasilitas umum.
Upacara pembukaan dipimpin Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin dan dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para bupati se-Madura, serta sejumlah pejabat TNI dan Polri. Dalam kesempatan itu, Dandim 0826/Pamekasan Letkol Kav Agus Wibowo Hendratmoko dipercaya bertugas sebagai komandan upacara.
Dalam amanatnya, Pangdam V/Brawijaya menegaskan bahwa Karya Bhakti TNI AD merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang mengedepankan kerja sama lintas sektor untuk mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Karya Bhakti TNI AD merupakan wujud nyata pengabdian TNI kepada masyarakat melalui sinergi bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen bangsa dalam mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Pangdam, program tersebut tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga menghadirkan berbagai layanan sosial yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Kegiatan ini meliputi pembangunan jembatan, sumur bor, rumah ibadah, renovasi rumah tidak layak huni, sekolah, panti asuhan, serta berbagai kegiatan nonfisik seperti bakti kesehatan, donor darah, operasi katarak, khitan massal, penanaman pohon, hingga pemberian alat bantu bagi penyandang disabilitas,” terangnya.
Prosesi pembukaan ditandai dengan pemasangan peta Pulau Madura ke dalam peta Indonesia sebagai simbol dimulainya pelaksanaan Karya Bhakti Skala Besar TNI AD. Setelah upacara, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan posko pelayanan, karnaval, dan pelaksanaan aksi sosial yang berlangsung serentak di Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep.
Sementara itu, Dandim 0826/Pamekasan Letkol Kav Agus Wibowo Hendratmoko mengatakan keberhasilan program tersebut bergantung pada sinergi seluruh pihak agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan kehadiran TNI benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi bersama seluruh elemen, kami optimistis program ini mampu mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Madura,” ujarnya.
Berbagai kegiatan yang dijalankan melalui Karya Bhakti Skala Besar TNI AD diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap infrastruktur, layanan kesehatan, pendidikan, air bersih, hingga sarana ibadah. Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan yang merata di Pulau Madura.














