PAMEKASAN | SIGAP88 — Di tengah cuaca panas dan pepohonan yang mulai meranggas, warga Dusun Kotalon, Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, menaruh harapan pada sumur bor yang kini dikerjakan Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0826/Pamekasan.
Bagi warga setempat, keberadaan sumber air bersih bukan sekadar pembangunan fisik. Sumur bor tersebut diharapkan menjadi solusi atas kesulitan air yang selama ini dirasakan masyarakat, terutama saat kekeringan melanda.
Minggu (1/11/2026), Kepala Desa Jarin Moh Zuhri bersama Komandan Satgas TMMD ke-130 yang juga Dandim 0826/Pamekasan, Letkol Kav Agus Wibowo Hendratmoko, turun langsung meninjau proses pengeboran sumur di Dusun Kotalon.
Dusun yang dihuni sekitar 700 kepala keluarga (KK) itu dikenal sebagai salah satu wilayah yang paling sulit memperoleh air bersih. Kondisi lingkungan yang kering dan suhu udara yang menyengat semakin memperlihatkan kebutuhan warga terhadap sumber air yang memadai.
Di lokasi pengeboran, Satgas TMMD bersama warga terus bekerja untuk mempercepat penyelesaian sumur bor. Pengerjaan dilakukan secara gotong royong meski harus menghadapi cuaca panas.
Di sela kegiatan tersebut, Kepala Desa Jarin, Dansatgas TMMD, anggota Satgas, dan warga menggelar doa bersama serta istighosah. Mereka memohon agar kekeringan segera berakhir dan sumber air yang diharapkan masyarakat dapat segera ditemukan.
Sumur bor itu direncanakan melayani kebutuhan air bersih bagi sekitar 100 KK di Dusun Kotalon. Agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh warga sasaran, Satgas TMMD juga akan mengupayakan pembangunan tempat penampungan air.
Dansatgas TMMD menyampaikan bahwa rencana pembangunan penampungan tersebut akan dikoordinasikan secara intensif bersama Kepala Desa Jarin. Dengan demikian, air dari sumur bor nantinya diharapkan dapat didistribusikan hingga ke rumah-rumah warga.
Sementara itu, Moh Zuhri menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Satgas TMMD atas perhatian serta upaya membantu masyarakat menghadapi kesulitan air bersih.
Pengeboran yang masih berlangsung itu kini menjadi tumpuan harapan warga Kotalon. Masyarakat menanti agar ikhtiar yang dilakukan bersama tersebut segera menghasilkan sumber air yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
















