KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Perempuan Pagerungan Kecil

Usaha Kecil Bertahan di Tengah Keterbatasan

0
195

SUMENEP | SIGAP88 — Dua tahun menjajakan kue basah, Uswatun Hasanah terbiasa membawa sekitar 200 kue setiap hari untuk dijual kepada pelanggan. Di balik rutinitas itu, ada usaha yang terus dijaga demi menopang penghasilan keluarga.

Kini, aktivitas dagangnya mendapat dukungan sarana baru. Uswatun menjadi satu dari 10 perempuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, yang menerima bantuan sepeda rombong dari Kangean Energy Indonesia (KEI), Selasa (27/10/2026).

Bantuan berupa sepeda yang dilengkapi rombong kaca tersebut diharapkan mempermudah para pedagang membawa sekaligus memajang dagangan saat berkeliling. Bagi pelaku usaha kecil, tambahan sarana ini menjadi penunjang untuk mempertahankan aktivitas jual beli sehari-hari.

“Alhamdulillah, saya sangat terbantu dengan adanya sepeda rombong ini. Semoga bisa membuat saya lebih mudah berjualan setiap hari,” ungkap Uswatun.

Bantuan itu disalurkan di Balai Desa Pagerungan Kecil melalui program Skala Usaha Kecil Tumbuh Inovatif (SAKTI), bagian dari Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) KEI tahun 2026 di Kecamatan Sapeken.

Penerima lainnya, Anita, memiliki perjalanan usaha yang jauh lebih panjang. Selama 20 tahun, ia menekuni usaha kue basah untuk mempertahankan penghidupannya. Sepeda rombong yang diterimanya kini menjadi tambahan sarana untuk mendukung kegiatan berjualan.

“Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih. Bantuan ini berarti bagi saya untuk berjualan,” tuturnya.

Kebutuhan Pedagang Belum Seluruhnya Terpenuhi

Di balik penyaluran bantuan tersebut, masih ada pekerjaan yang perlu dilanjutkan. Kepala Desa Pagerungan Kecil, Halilurrahman, menyebut sekitar 29 pedagang kue keliling menjalankan usaha di desanya. Artinya, bantuan untuk 10 penerima belum menjangkau seluruh pedagang yang berpotensi membutuhkan sarana serupa.

Menurut Halilurrahman, penyaluran pada 2026 merupakan tahap kedua di desanya. Pada 2025, sebanyak delapan unit sepeda rombong lebih dahulu diberikan kepada pedagang setempat.

“Bantuan pada 2026 ini merupakan penyaluran kedua di desa tersebut. Sebelumnya, pada 2025, sebanyak delapan unit sepeda rombong telah diberikan kepada pedagang setempat,” ujarnya.

Pemerintah desa, lanjut dia, akan terus mengupayakan dukungan bagi pedagang yang belum memperoleh bantuan. Upaya tersebut direncanakan melalui anggaran desa maupun pengajuan program kepada KEI.

“Kami berterima kasih kepada SKK Migas–KEI atas bantuan ini. Harapan kami, program seperti ini bisa terus berlanjut karena masih ada pedagang yang membutuhkan sarana untuk menunjang usahanya,” kata Halilurrahman.

Ia berharap bantuan tersebut tidak berhenti sebagai tambahan alat transportasi dagangan. Lebih dari itu, sarana tersebut diharapkan membantu pedagang mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan keluarga.

Dukungan untuk Masyarakat Kepulauan

Penyaluran bantuan di wilayah kepulauan seperti Pagerungan Kecil juga menghadapi tantangan geografis. Tim KEI harus menempuh perjalanan laut menggunakan perahu karet atau rubber boat selama sekitar 30 menit dari Pulau Pagerungan Besar untuk mencapai lokasi kegiatan.

Community Development KEI, Fajrullah, mengapresiasi pemerintah desa yang telah bekerja sama dan mengusulkan program pemberdayaan bagi masyarakat setempat.

Ia mengatakan, perusahaan berkomitmen mendukung pengembangan usaha masyarakat di sekitar wilayah operasinya, dengan tetap mempertimbangkan kemampuan perusahaan.

“KEI berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan pemberdayaan masyarakat di Pagerungan Kecil, tentunya dengan menyesuaikan kemampuan perusahaan,” jelasnya.

Fajrullah berharap para penerima dapat memanfaatkan sepeda rombong tersebut secara optimal untuk menunjang kegiatan usaha dan membantu meningkatkan pendapatan keluarga. Ia juga mengingatkan pentingnya merawat bantuan agar bisa digunakan dalam jangka panjang.

“Kami berharap bantuan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mendukung usaha para penerima. Tolong dirawat agar manfaatnya bisa dirasakan lebih lama. Ke depan, kami berharap dukungan bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM di Kecamatan Sapeken, dapat terus dilakukan sesuai kemampuan perusahaan,” pungkasnya.

Melalui program SAKTI, KEI berupaya memberikan dukungan sarana usaha bagi masyarakat di wilayah operasinya. Namun, bagi para pedagang perempuan di Pagerungan Kecil, manfaat bantuan itu pada akhirnya akan ditentukan oleh seberapa jauh sarana tersebut mampu menunjang kelancaran berjualan dan menjaga keberlangsungan penghasilan keluarga.