SURABAYA | SIGAP88 — Tim Disaster Victim Identification (DVI) Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jawa Timur kembali menuntaskan proses identifikasi dan pemulangan korban tragedi tenggelamnya KMP Mutiara Sentosa 2. Dua jenazah yang berhasil diidentifikasi resmi diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di kampung halaman masing-masing.
Prosesi penyerahan berlangsung di Posko DVI Rumah Sakit Bhayangkara H.S. Samsoeri Mertojoso Surabaya, Selasa (4/8/2026) sore. Kedua jenazah diserahkan langsung oleh Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya, Kombes Pol dr. Bayu Dharma Shanti, kepada pihak keluarga.
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, membenarkan penyerahan tersebut. Ia mengatakan kedua korban berasal dari Sumatera Barat dan Sulawesi Selatan.
“Benar, kemarin sore Tim DVI Polda Jatim telah menyerahkan dua jenazah korban asal Sumatera Barat dan Sulawesi Selatan yang meninggal akibat peristiwa KMP Mutiara Sentosa 2,” ujar Kombes Abast di Mapolda Jatim, Rabu (5/8/2026).
Korban yang berhasil diidentifikasi masing-masing adalah Rino Eka Putra (48), warga Kampung Dalam Nomor 84, Jorong Tangah Koto, Sungai Pua, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, serta Siti Fatimah (57), warga Jalan Sultan Abdullah II, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Setelah diserahkan kepada keluarga, kedua jenazah diberangkatkan menggunakan ambulans Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya menuju Bandara Internasional Juanda untuk diterbangkan ke daerah asal masing-masing.
“Sudah kita antarkan ke Bandara Juanda. Selanjutnya diterbangkan pukul 18.00 WIB untuk korban tujuan Sumatera Barat dan pukul 21.00 WIB untuk korban tujuan Kota Makassar,” jelas Kombes Abast.
Atas nama keluarga besar Polda Jatim, Kombes Abast turut menyampaikan belasungkawa kepada seluruh keluarga korban yang ditinggalkan.
“Atas nama pribadi dan seluruh keluarga besar Polda Jatim, saya turut berduka cita. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan iman, ketabahan, dan keikhlasan menghadapi musibah ini,” tuturnya.
Ia menambahkan, hingga saat ini Tim DVI Polda Jatim telah menyerahkan empat jenazah korban yang telah berhasil diidentifikasi kepada keluarga masing-masing.
Sementara itu, satu jenazah korban lainnya yang berasal dari Kalimantan Tengah masih berada di Posko DVI RS Bhayangkara Surabaya sambil menunggu kedatangan pihak keluarga untuk proses penyerahan.
“Polda Jatim akan terus memberikan pendampingan dan pelayanan terbaik kepada keluarga korban hingga seluruh proses identifikasi dan penyerahan jenazah selesai,” pungkas Kombes Abast.
















