SURABAYA | SIGAP88 – Tiga orang yang diduga menjadi anggota kelompok pencuri sepeda motor (curanmor) di Surabaya dilumpuhkan dengan tembakan ke bagian kaki oleh personel Unit Resmob Polrestabes Surabaya.

Penembakan itu dilakukan setelah ketiganya berusaha melarikan diri dan melawan petugas saat ditangkap.

Ketiga tersangka itu berinisial A.S.A (36), warga Jalan Simo Jawar, Surabaya; H (40), warga Tambelangan, Sampang yang bertempat tinggal di Jalan Tambak Lumpang, Surabaya; serta A.E (33), juga warga Jalan Simo Jawar.

Berdasarkan pengakuan mereka kepada penyidik, kelompok ini telah beraksi sebanyak lima kali di wilayah Surabaya, dengan pola berganti-ganti pasangan saat melaksanakan pencurian.

Dua di antara aksinya terungkap. Pertama, A.E dan H mencuri sepeda motor di area perumahan kos di Jalan Made Selatan, RT 02, Surabaya, sekitar pukul 06.30 WIB, Senin 1 Juni 2026.

Baca Juga  Momentum Idul Adha: Terminal Petikemas Surabaya Perkuat Kepedulian Sosial Melalui Program Kurban

Satu hari kemudian, tepatnya Selasa 2 Juni 2026 sekitar pukul 18.00 WIB, A.E bergabung dengan A.S.A dan mencuri kendaraan di Jalan Mayjen Yono Suwoyo, tepatnya di depan pusat perbelanjaan Lenmarc.

Dari ketiga tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti. Dari H disita ponsel, satu kunci berbentuk huruf T yang telah dimodifikasi, satu set pakaian, dan helm. Sementara dari A.E diamankan barang serupa: ponsel, kunci modifikasi, pakaian, dan helm.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Polisi Lutfi Sulistyawan, menyatakan penembakan itu merupakan bagian dari prinsip penindakan yang tegas namun tetap terukur.

Baca Juga  Polda Jatim Bongkar Komplotan Penyalahgunaan Data Pribadi dan Penerbitan SIM Card Ilegal

Menurutnya, langkah itu diambil karena para pelaku menunjukkan perlawanan dan berusaha melarikan diri saat dihadang petugas.

Dalam keterangan persnya, Jumat (5/6/2026), Lutfi menjelaskan bahwa pihaknya telah membentuk tim khusus beranggotakan 23 personel gabungan dari Reserse dan Brimob.

Tim ini akan dikerahkan setiap hari untuk melakukan patroli dan pemantauan guna mencegah serta menindak kejahatan di jalan raya.

“Tindakan tegas dan terukur telah dilakukan Resmob terhadap ketiga pelaku curanmor ini. Mereka beraksi di wilayah Surabaya dan berusaha melarikan diri saat petugas berupaya mengamankan mereka,” ujar Lutfi.

Ia menegaskan bahwa pendekatan serupa akan terus diterapkan terhadap pelaku kejahatan yang dianggap meresahkan masyarakat.

Baca Juga  Perkuat Transparansi ESG, PT Terminal Petikemas Surabaya Gelar Pelatihan Penyusunan Laporan Keberlanjutan

Menurutnya, tim yang dibentuk telah disiapkan secara profesional untuk bertindak sesuai prosedur hukum yang berlaku.

“Kami tegaskan agar para pelaku kejahatan tidak beraksi di Surabaya. Tim kami sudah siap dan akan bertindak tegas, keras, namun tetap terukur sesuai aturan yang ada,” tandas Lutfi.

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE